Politik
Analisis Pidato Presiden

"SBY Jalankan Rekomendasi Tim 8 Plus Bonus"

Denny JA berpendapat 90 persen rekomendasi Tim 8 dipenuhi SBY.

Selasa, 24 November 2009, 14:47 WIB
Arfi Bambani Amri
Denny JA (Antara/ Ujang Zaelani)

VIVAnews - Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA, mengapresiasi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semalam. Menurut analisis Denny, Presiden telah mengakomodasi 90 persen rekomendasi Tim Independen Verifikasi Fakta dan Hukum Kasus Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah.

"Jadi kalau kita lihat dari rekomendasi tim 8, itu saya analisis 90 persen sudah dipenuhi SBY," ujar Denny saat diwawancara VIVAnews melalui telepon, Selasa 24 November 2009.

Indikasinya, pertama, Presiden menginstruksikan penghentian proses hukum Bibit-Chandra. "Tapi nanti polisi dan jaksa yang melakukan," ujarnya.

Kedua, SBY menyebut rekomendasi tim 8, tentang pembenahan di Polri dan Kejaksaan. "Polri sudah merespons dengan mengatakan akan ada pemberhentian kepada Susno Duadji," ujar Denny.

Ketiga, SBY menyebut mengenai pemberantasan makelar kasus atau mafia hukum. SBY merespons itu dengan memberikan mandat kepada unit kerja untuk melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga penegak hukum terkait untuk memberantas mafia.

Keempat, Presiden meminta aparat penegak hukum melanjutkan kasus-kasus yang ditangani, meski tak eksplit menyebut kasusnya. "SBY merespons dengan halus, Polri dan kejaksaan melanjutkan kasus-kasus itu," kata Denny. "Jika ada bukti, lanjutkan. Jika tak ada bukti, hentikan," kata Denny mengulang pernyataan SBY.

Kelima, persoalan suatu badan untuk mengkoordinasi pemberantasan mafia, SBY telah menunjuk Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan membentuk satuan tugas ganyang mafia hukum.

"Jadi, bukankah itu artinya 90 persen rekomendasi sudah dipenuhi?" kata Denny. "Bahkan bukan hanya itu, SBY menambahkan dengan bonus," ujarnya.

Bonusnya adalah SBY mendukung hak angket kasus Century. "Fraksi Demokrat pun langsung sigap membahasnya dan menyetujuinya," kata Denny.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Phd
24/11/2009
Mantap. Analisa yang cerdas........kelas PhD. Sinyal untuk SBY, Bung Denny belum dapat bonus. Kasihan.
Balas   • Laporkan
Lugas
24/11/2009
Jadi tukang patri aja Bung, semakin banyak yang bolong semakin sejuk comment-nya ...., popularitas naiikkk...!!!
Balas   • Laporkan
Deny Dodol
24/11/2009
Hehehe......namanya juga usahe...Gak dapat kursi menteri atau jubir istana,...ya dapat durian juga gak apalah. Sabar aja ya BUng.
Balas   • Laporkan
ridwanaguus
24/11/2009
setujaaaaaaaa!!!!!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ