VIVAnews - Fraksi Demokrat mengkritik para anggota dewan yang menginterupsi agenda paripurna pertama, saat membahas program legislasi nasional. Interupsi ini bertujuan agar agenda kedua soal usulan hak angket kasus Bank Century.
"Kawan-kawan, saya mohon, kita punya perwakilan di sana (Badan Legislasi). Jadi, titipkanlah pada sahabat kita di sana," kata anggota Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul, di arena sidang paripurna, Gedung DPR, Jakarta, Selasa 1 Desember 2009.
Ruhut mengkhawatirkan, agenda kedua soal penetapan usulan hak angket skandal Century terancam molor. Malah dalam interupsinya, Ruhut sedikit bernada 'mengancam.'
"Takutnya interupsi ini memperlambat hak angket Century. Sekarang kita lihat, siapa yang takut dengan hak angket Century?" ujar Ruhut.
Agenda pertama sidang paripurna terkait penetapan Program Legislasi Nasional dihujani belasan interupsi.
Akhirnya, agenda pertama itu ditunda karena terlalu banyak interupsi dan sulit mencapai kesepakatan. Kini Paripurna langsung memasuki agenda kedua.
ismoko.widjaya@vivanews.com