Politik
Skandal Bank Century

SBY Merasa Pemerintah Sedang Digoyang

SBY merasa difitnah dengan tudingan menerima aliran dana penyelamatan Bank Century.

Minggu, 6 Desember 2009, 11:48 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Nur Farida Ahniar
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (VIVAnews / Gestina Rachmawati)

VIVAnews - Susilo Bambang Yudhoyono selaku kepala negara merasa sedang dalam cobaan luar biasa terkait kasus Bank Century. Ia merasa difitnah dengan tudingan menerima aliran dana penyelamatan Bank Century.

"Akal sehat saya mengatakan, perilaku politik seperti ini ingin mendiskreditkan, menggoyang, ingin menjatuhkan SBY dan pemerintahan," kata SBY di hadapan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Partai Demokrat di Senayan, Jakarta, Minggu, 6 Desember 2009.

Dan dalam jangka panjang, kata SBY, rumor yang terus dihembuskan seperti itu dapat menghancurkan reputasi dan nama baik Partai Demokrat di hadapan masyarakat. "Agar pemilu 2014 Partai Demokrat dilupakan dan kalah total, itu yang saya dapatkan dari renungan saya," kata SBY yang juga ketua dewan pembina Partai Demokrat.

Tuduhan terakhir digulirkan aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), yang menyebut sejumlah anggota tim sukses SBY menerima aliran dana Bank Century. "Saya prihatin, 
saya di tengah malam berzikir bersama istri dan keluarga, ada apa  dengan fitnah dan pembunhan karakter speerti ini," ujarnya.

Mereka yang disebut kemudian melapor ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik. Mereka di antaranya Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menegpora Andi Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, CEO Fox Indonesia Choel Mallarangeng, dan putra presiden, Ibas Yudhoyono.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Rita Marina
06/12/2009
Rasanya kemarahan dan kegalauan rakyat tidak ada yang menunggangi. Bagaimana tidak marah Pak SBY, kalau untuk urusan kesejahteraan rakyat seperti pengobatan, pendidikan, kredit lunak bagi UKM, bantuan bencana alam, mana mungkin Pemerintah bersedia gelonto
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ