Politik

Pansus Century Minta Anggaran Rp 5 Miliar

Dana digunakan untuk rapat, insentif rapat, staf ahli pendukung, saksi ahli, & peninjauan.

Kamis, 10 Desember 2009, 18:02 WIB
Elin Yunita Kristanti, Anggi Kusumadewi
Paripurna DPR bahas usul hak angket Century (VIVAnews/Anggi Kusumadewi)

VIVAnews - Rapat pimpinan pansus angket Century hari ini membahas sejumlah hal, termasuk soal anggaran. Wakil Ketua Pansus, Yahya Secawirya, menyatakan bahwa biaya yang diperlukan oleh pansus kemungkinan mencapai Rp. 5 miliar.

"Mungkin 5 miliar, dengan catatan, sisa dana tersebut akan dikembalikan ke Setjen DPR apabila proses angket berjalan cepat, misal dua bulan selesai," kata Yahya. Anggaran Rp. 5 miliar tersebut akan dialokasikan untuk rapat, insentif rapat, staf ahli pendukung, saksi ahli, dan peninjauan lapangan guna menyelidiki sejauh mana besarnya aset-aset Century.

Wakil Ketua Pansus lainnya, Mahfudz Siddiq, menjelaskan bahwa anggaran Rp 5 miliar merupakan standar minimal pansus. "Dari pengalaman pansus-pansus yang lalu, itu termasuk minim," kata Mahfudz. Dana sebesar itu dianggarkan untuk empat bulan masa kerja, sebagai antisipasi perpanjangan waktu kerja apabila pansus belum dapat menyelesaikan tugasnya selama dua bulan pertama.

"Jika dana tersebut berlebih dan bersisa, maka otomatis akan dikembalikan," ujar Mahfudz. Ia menambahkan, pansus langsung mematok anggaran untuk empat bulan masa kerja dengan resiko kelebihan dana, karena lebih mudah untuk mengembalikan kelebihan anggaran ketimbang mengajukan tambahan anggaran bila ternyata pansus kekurangan dana di tengah proses angket.

"Pansus angket DPT dan BBM dulu bahkan menghabiskan dana di atas 5 miliar," kata Mahfudz. Bagaimanapun, sebelum disepakati, rancangan anggaran sebesar Rp. 5 miliar ini masih harus dibahas bersama oleh seluruh anggota pansus yang berjumlah 30 orang pada Rapat Pleno Pansus hari Senin, 4 Desember, mendatang.

"Soal anggaran merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pimpinan," kata Yahya. Dari total dana Rp. 5 miliar yang dianggarkan, gaji untuk satu orang staf ahli berkisar Rp. 7,5 juta per bulan. Staf ahli yang akan tergabung dalam tim ahli ini, akan diambil dari kalangan independen di luar DPR. Staf ahli yang dibutuhkan berjumlah sepuluh orang.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Widya22
11/12/2009
Mbok ya yang realistis wahai anggota pansus .... apa bedanya kalian dengan mereka ? tipiiiiiiiiiiiiiiisssssss
Balas   • Laporkan
adhe_tolaki
11/12/2009
heheheee...........kan untuk jadi anggota dewan yang "katanya" terhormat, kudu ngeluarin dana yang tidak sedikit, jadi ya maklum aja kalo dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan yg menjadi prioritas utama adalah "dananya besar atau kecil", kalo ang
Balas   • Laporkan
moor lon
11/12/2009
Anggota DPR masih jadul2 juga, malahan semakin tidak punya malu, munafik abis, tidak salah kalau disebut tidak beriman, agama cuma kedok. Kalau pileg, cuekin aja, bikin sakit hati !
Balas   • Laporkan
isal
11/12/2009
DPR mata duitan,,,, mau ngebalikin modal kampanye tuh............. salah satunya lewat angket.....
Balas   • Laporkan
suparman
11/12/2009
Wah, bukannya sudah ada gajih bulanan masih minta uang lagi. Ini legal ya. Kok ternyata masih punya niat lain. Biarkan KPK saja yg usut tidak perlu pansus pansus an menyakiti rakyat saja!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Balas   • Laporkan
dyon
11/12/2009
ah ternyata lebih parah..... sudah dapat gaji, tunjangan rapat eh belum2 sudah minta duit 5M hanya untuk 2 bln dan untuk segelintir anggota pansus...dan hasilnya belum tentu bisa ngembaliin duit yang 6.7 T, koq mendingan nggak jadi saja..... lebih baik un
Balas   • Laporkan
bojess
10/12/2009
Ha..Ha.., dagelan apalagi ini. Mengharapkan hujan di langit, air di tong dibuang. Mengharapkan 6,7 T kembali, 5 M pasti hilang.. Kasihan rakyat..Selalu dibohongi oleh teledrama politik elit.
Balas   • Laporkan
andri h
10/12/2009
anggota DPR itu di gaji oleh negara dgn uang rakyat,..jd mau gak mau hrs siap menjalankan amanah rakyat dan menjadi wakil nya rakyat apa pun itu. kalau merasa keberatan mundur aja jd wakil rakyat...jgn sdkit-sdkit uang intensif ini lah,itu lah...jadi gaji
Balas   • Laporkan
labaco
10/12/2009
seharusnya honor atau gaji untuk anggota pansus selama bejerja ga perlu ada, toh gaji dan tunjangan bulanan sudah ada......5 milyar emang ga besar amat kalau dibanding dengan 6.7 T. Masa minta honor lagi, dasar........................
Balas   • Laporkan
nn
10/12/2009
Subhanallah, saya sebagai rakyat kecil merinding mendengar anggaran 5 M tuk pansus Bank Century. Bolehkah saya mencicipi jadi Pansus Angket satu periode saja, niscaya saya akan memanggil para saksi yang merasakan ketidak adilan atas pembangunan di republi
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ