VIVAnews - Kaukus Anti Korupsi yang beranggotakan 114 orang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mempertanyakan kinerja Panitia Hak Angket Century DPR.
"Kami tidak bisa percaya saja 100 persen. Bisa dikatakan kami was-was," kata anggota DPD dari Bali I Wayan Sudirta usai pertemuan dengan Jusuf Kalla di kediaman Jalan Brawijaya Jakarta Selatan, Jumat malam, 11 Desember 2009.
Wayan Sudirta mengaku kawatir dengan hasil kerja pansus melihat dari proses pemilihan ketua pansus yang menurutnya ganjil. Dimana, banyak inisiator hak angket Century yang justru tidak masuk jajaran pansus.
"Jelas kami akan mempertanyakan hasilnya," ujarnya.
Lepas dari itu, Wayan berharap mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla diminta datang oleh Pansus Century untuk memberikan keterangan.
Sebab, menurut Wayan, Jusuf Kalla banyak mengetahui latar belakang kasus Bank Century.
"Saya memahami, kasus Century akan memancing Pak JK untuk berkomentar tapi pasti akan cukup sulit untuk memancing komentarnya keluar," saran Wayan kepada pansus Century.
Dalam pertemuan selama kurang dari dua jam tersebut, Wayan menilai, mantan orang nomor dua di Indonesia tersebut akan mendorong dan menyerahkan kasus ini kepada proses yang sudah berjalan dan mempercayakan pada pansus Century.
"Kalau dipanggil pansus, saya rasa, dia [Jusuf Kalla] akan datang. Sebagai warga negara yang baik, dia akan datang," ujar Wayan.