Politik
Adam Malik Dituduh CIA

Kalla: Adam Malik Lebih Sosialis

”Dia kan pendiri Murba (Partai Murba). Mana mungkin orang Murba jadi CIA."

Senin, 24 November 2008, 15:46 WIB
Elin Yunita Kristanti, Shinta Eka Puspasari
Wakil Presiden Jusuf Kalla (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews – Buku 'Membongkar Kegagalan CIA (Central Intelligence Agency)' yang menuduh mantan Wakil Presiden, Adam Malik anggota CIA membuat Wakil Presiden, Jusuf Kalla angkat bicara. Kalla mengaku tak percaya tuduhan itu.

Menurutnya, tak mungkin Adam Malik CIA. Sebab, kata Kalla, basis politik Adam Malik tak sesuai dengan basis politik Amerika.  Adam Malik lebih sosialis.

”Dia kan pendiri Murba (Partai Murba). Mana mungkin orang Murba jadi CIA, mana orang Amerika percaya,” katanya usai menemui Pangeran Philippe dari Belgia di Istama Wakil Presiden, Jakarta, Senin 24 November 2008.

Kalla meyakinkan tak mungkin Adam Malik CIA karena alasan kepribadian dan politis. ”Dia (Adam Malik) mudah bergaul dan banyak temannya,” kata Kalla.

Ditambahkannya, saat ini bukan waktunya untuk menarik buku yang terlanjur beredar. ”Itu harus dibantah, kalau perlu minta pertanggungjawaban yang menulis itu,” katanya.

Buku  'Membongkar Kegagalan CIA ‘ dialihbahasakan dari buku karangan wartawan The New York Times, Tim Weiner yang berjudul Legacy of Ashes, The History of C.I.A.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating