Politik
Skandal Bank Century

BPK: Bapak-bapak Tak Mau Tengok Kami Kan

Masalah aliran dana cukup rumit dibahas dalam rapat Pansus Angket Century.

Rabu, 16 Desember 2009, 23:24 WIB
Hadi Suprapto, Suryanta Bakti Susila, Nur Farida Ahniar
Ketua BPK Hadi Purnomo serahkan hasil audit Century ke Ketua DPR (Antara/ Ismar Patrizki)

VIVAnews - Masalah aliran dana cukup rumit dibahas dalam rapat Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bank Century Dewan Perwakilan Rakyat. Ini karena Badan Pemeriksa Keuangan tidak mau menyerahkan data aliran dana Bank Century. Alasannya, pengungkapan data aliran dana dibatasi dengan kerahasiaan nasabah.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan telah memberikan data itu kepada BPK, dengan catatan data tersebut tidak boleh diuangkap kepada publik. Data aliran dana hanya bisa diserahkan kepada penegak hukum ketika kasus itu dalam penyidikan.

"Jika kami mengungkapkan, kami menjadi saksi. Itu statusnya bisa dinaikkan jadi tersangka. Nah, Bapak-bapak (DPR) tidak mau menengok kami kan (kalau kami dipenjara)," kata Ketua BPK Hadi Purnomo saat rapat dengan Pansus DPR di Jakarta, Rabu malam, 16 Desember 2009

Karena alotnya DPR mendapat bukti aliran dana, DPR akhirnya menyusun strategi untuk menghadapi rapat dengan PPATK, Kamis besok, pukul 10.00 WIB. Rapat dilakukan tertutup setelah rapat konsultasi dengan BPK usai.

Ketua Pansus Idrus Marham mengatakan, PPATK telah mendapat surat dari Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa PPATK boleh memberi data aliran dana kepada Pansus dengan syarat melalui rapat tertutup.

Namun, menurut anggota Pansus yang lain, Akbar Faisal, rapat dengan PPATK besok diupayakan terbuka. "Untuk data aliran dananya disampaikan kepada pimpinan secara tertutup," katanya.

hadi.suprapto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
anida
17/12/2009
Boleh teu ngaa bapak/ibu pemerhati ini siapa yaa ... salut dengan coment2nya yg selalu sejuk n selalu clear jadi saya ini yg orang awam jadi bisa aga sedikit ngerti kasus century ini thanks
Balas   • Laporkan
Pemerhati
16/12/2009
Jadi hasilnya apa habis rapat 12 jam? Praktis Pangket Century seperti dengerin dosen ngomong n liat power point karena malas baca diktat. Semua omongan BPK sudah lengkap ada di Lap Audit..Nothing's new at all. Mestinya pangket baca dulu. Pas ketemu BPK ce
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ