Politik

Boediono Khawatir Terjadi 'Industri Pansus'

"Apa saja masalah dipansuskan. Kalau ini terjadi berlarut, bisa jadi kegagalan demokrasi."

Jum'at, 29 Januari 2010, 11:20 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Bayu Galih
Pansus Century: Boediono (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Wakil Presiden Boediono mengungkapkan kekhawatiran terjadinya kegagalan demokrasi yang kedua, setelah era 1950 - 1957 yang menerapkan Demokrasi Terpimpin. Saat itu demokrasi yang sangat liberal menjadikan kebijakan ekonomi berjalan tidak efektif.

Hal ini diungkapkan Boediono kepada pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), yang menemui Boediono di Istana Wakil Presiden, Jumat 29 Januari 2009. Hal yang sama terjadi saat ini, saat dinamika politik terus bergulir akibat kasus dana talangan (bail out) ke Bank Century senilai Rp 6,7 triliun.

"Kalau ini terjadi berlarut-larut, bisa jadi kegagalan demokrasi kedua," kata Ketua Bidang Organisasi HIPMI Kamrussamad. "Sehingga perlu pemikiran ulang jangan sampai bangsa ini, kata beliau (Boediono), menjadi industri pansus, apa saja masalah dipansuskan," ucap Kamrussamad mengutip Boediono.

Kamrussamad mengatakan Pemerintah saat ini pun menjadi terganggu akibat kasus Century yang terus berlarut-larut tanpa penyelesaian. "Persepsi di mata internasional dan kebersamaan di dalam negeri terganggu karena berita yang tidak memberikan citra positif," ucap Kamrussamad.

Boediono sendiri, menurut Kamrussamad, tidak khawatir apabila jabatan saat ini tidak lagi diembannya. "Bagi beliau semata-mata ingin mengabdi terhadap bangsa. Tapi cara yang ditempuh dengan delegitimasi itu tidak elok dalam kehidupan bernegara," tutur Kamrussamad.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Pendekar
30/01/2010
SAYA SALUT PADA PAK BUDIONO..ORANGNYA IKHLAS..NOTHING TO LOSE...MENUNJUKKAN BHW BELIAU BETUL2 TDK BERSALAH...DAN HANYA MENGABDI UNTUK KEPENTINGAN BANGSA..Tdk ada satupun terbesit wajah korupsi...TERUS TEGAR PAK..kami mendukung..!!
Balas   • Laporkan
Hadi Setiadi
29/01/2010
Saya sangat hormat dengan Pak Boediono, tidak banyak bicara namun selalu bekerja keras demi kemajuan BANGSA INDONESIA. SAYA MENDUKUNG BAPAK.
Balas   • Laporkan
bajol
29/01/2010
Pansus tidak kebagian dana talangan, makanya MBULET terus
Balas   • Laporkan
bukan pengecut
29/01/2010
pak budiona, kami akan mendukungmu...krn kami tahu akan kemampuan anda dalam membangun negara.jangan hiraukan org2 yg selalu mengatas namakan rakyat tp selalu membuat kerusakan di negara kita tercinta
Balas   • Laporkan
primus
29/01/2010
lha, masa ud salah minta dibela?? ini presiden dan wapres nya melankolis banget..... pak boed, kl emank salh, ngaku aja, lebih baik mundur drpd dipecat.....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ