"SBY Tak Pernah Kriminalisasi Pengkritiknya"
"Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat harusnya bersyukur."
Minggu, 7 Februari 2010, 02:19 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam
Aksi Demonstrasi Seratus Hari Membawa Kerbau (VIVAnews/Tri Saputro)
VIVAnews - Politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengklaim Presiden SBY pemimpin yang paling murah hati sepanjang sejarah Indonesia. Sebab, kata dia, SBY tidak pernah mengkriminalisasi siapapun orang yang mengkritiknya.
"Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat harusnya bersyukur karena beliau (SBY) orang yang menghargai kebebasan berpendapat," kata Ramadhan dalam diskusi Polemik Trijaya FM di Cikini, Jakarta, Sabtu 6 Februari 2010. "Terhadap pengkritiknya, Pak SBY tidak pernah melakukan kriminalisasi."
Ramadhan memaparkan perbandingan sikap Presiden RI lain dalam menyikapi kritikan. SBY menurutnya merupakan yang paling baik, sebab yang lain relatif lebih 'keras' reaksinya jika di kritik oleh masyarakat.
Terhadap kerbau SiBuYa pun, kata Ramadhan, SBY tidak melakukan reaksi keras terhadap demonstran tersebut. Karena SBY sudah memberi reaksi yang tidak keras terhadap demonstrasi itu, Ramadhan yakin rakyat pun mengerti apakah demonstrasi semacam itu pantas atau tidak.
"Pak SBY memakai dasar Undang-Undang Pers, yaitu menggunakan hak jawab terhadap para pengkritiknya. Makanya kita harus hormat pada beliau atas itu. Artinya dia menghargai kebebasan pers dan kebebasan pendapat," kata Ramadhan.
Rima Mulyana
08/02/2010
Kapan sich hidup itu bisa ngerasa puas,,,, bandingin thu negara singapur g ada kaya kita... adem aj mereka malah hormat banget ma pemimpin2... malu donk.... nyadar donk yg punya kebo.... kapan mo maju dan kapan bs bekerjasama kalo kerja nya hanya menghuja
ghaly farras M
07/02/2010
unjuk rasa / demntrasi termasuk perbuatan hukum yang sudah ada UUnya, kalau sudah melanggar hukum pidana, ya proses saja. cuma sebaiknya presiden tidak menanggapi unjuk rasa / demo, ada yang lebih besar urus negara, urus demo itu bukan level presiden. yan
sunardi
07/02/2010
g' baik lho byak demo,..
soalnya klo sdah bnyak orang berkumpul,emosi jadi tak terkndali,...
ingat ada jga yg niatnya g' baik dan meniupkan angin panas hingga emosi mudah tersulut,..
klo trjadi byak kerusakan yg rugi siapa hayo ???
F.Vanpamelen
07/02/2010
Saya org yg tdk terlalu mengidolakan SBY, tetapi saya sangat tdk setuju jika model demonya seperti itu. Ingat bangsa kita adalah bangsa yg berbudaya, berbudi luhur dan dikenal diseluruh dunia,tdk perlu cara seperti itu. andaikan kita yg dibuat seperti itu
sibuya
07/02/2010
tidak pernah mengkriminalkan, tapi lebay. beda tipis dengan suharto, SBY bisanya omong doang dan berkeluh kesah
sikesal
07/02/2010
Sby tidak perlu nuntut, tapi anak generasi muda harus nuntut itu orang, sbg rasa tanggung jawab bernegara dan Polisi Indonesia juga tidak punya respon... KAPOLRI Tidak punya Malu kalau tidak tangkap ini orang.. Menghina Pak ... Foto Presiden di taruh di p
semoga yg punya nama SIBUYA ga ikut menuntut kepengadilan gara2 namanya ditulis di tubuh seekor kerbau.
kenapa namaya gak si... atau si... ato nama kamu aja yg di taruh di sana. he3x peace bro...
Felix
07/02/2010
wah.. kalau SBY sampai mengkriminalisasi pengkritik, Berarti SBY otoriter... Hukumnya sangat-sangat wajib dilengserkan!!!
bersyukur? kenapa harus bersyukur... memang sudah seharusnya kebebasan berpendapat dijungjung tinggi... gak ada yang special... "gitu
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar