BPK: Biaya Tutup Century Rp 4,6 Triliun
Akbar kemudian menanyakan perbedaaan angka yang cukup jauh. "Dua triliun."
Selasa, 9 Februari 2010, 21:59 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Suryanta Bakti Susila
Akbar Faisal (Hanura), Syafii Ma'arif & Dradjat Wibowo (Antara/ Fanny Octavianus)

VIVAnews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memperkirakan biaya penutupan Bank Century pun tetap tinggi. Namun, angka dari BPK lebih rendah dibanding estimasi Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Dana yang harus ditanggung LPS (Lembaga Penjamin Sementara) sekitar Rp 4,6 triliun untuk menutup Century," kata salah satu anggota BPK Taufiequrrahman Ruki dalam rapat dengan Panitia Khusus (Pansus) Angket Century, Selasa 9 Desember 2010.

Lalu, salah satu anggota Pansus dari Fraksi Hanura, Akbar Faisal, membandingkan data Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memperkirakan dana menutup Century hampir sama dengan dana talangan (bail out), Rp 6,2 triliun.

Akbar kemudian menanyakan perbedaaan angka yang cukup jauh. "Dua triliun," kata Akbar. Akbar mengakui kredibilitas BPK dalam mengaudit. "Apakah Sri Mulyani melakukan kebohongan publik?"

Ruki tidak langsung menjawab pertanyaan itu. Dia mengatakan pertanyaan Pansus akan dijadikan masukan BPK. "Kami akan jelaskan lebih terbuka setelah Kamis. Saat ini, kami masih terbentur undang-undang kerahasiaan," kata dia.

Kamis yang dimaksud Ruki adalah hari dimana Pansus akan mencatat kertas kerja BPK terkait kasus Century.

• VIVAnews
 
komentar
Jon Pantau
09/02/2010
Ah itu sih itung-itungan kalkultor tukang sayur gua..BPK dapat angka segitu karena tidak memasukkan dana bail out yang dipakai buat mbayarin ANTABOGA=1,3 T..trs deposito BS=480 M..lainnya yang digelapin Dewi Tantular. Ga beda koq sama etungan Pemerintah. Akbar aja yang pura-pura linglung n ga bisa ngetung...Selisih tadi adalah penyimpangan dalam penyaluran oleh LPS. Anyway, duit 6,7 T yang diglontorin baru 4,3 T. Sisanya masih di brankas Bank Mutiara.
Haningtyas
09/02/2010
Menurut BPK, kalau Century ditutup, negara langsung RUGI 4,6T utk ganti dana nasabah yg dijamin LPS. RUGI lho... artinya uang negara tidak akan kembali lagi. Tapi dgn bail-out, negara MENALANGI 6,7T utk menyehatkan kembali BC, dan dalam 5 th LPS bisa menjualnya kembali, sehingga terbuka peluang negara TIDAK RUGI SAMA SEKALI malah ada kemungkinan BISA UNTUNG. Jadi lebih baik mana? JELAS LEBIH BAIK BC DIBAIL-OUT KARENA UANG LPS BISA KEMBALI LAGI, MALAH MUNGKIN BISA UNTUNG JIKA BANK MUTIARA BISA JADI BANK YANG BERPRESTASI BAGUS DAN DIBELI OLEH INVESTOR DGN HARGA TINGGI. JADI KEPUTUSAN BAIL-OUT CENTURY ADALAH KEPUTUSAN YANG SANGAT TEPAT, SANGAT BIJAKSANA.
wawan
10/02/2010
Persoalan ini semakin berlarut larut. Saya berdoa negeri ini diberi krisis ekonomi lagi. Nah ntar ketahuan berapa banyak bank-bank yang memaling uang rakyat dan menjadi sumber lintah darat pejabat? Ya Allah datangkanlah krisis perbankan secara sistemik, biar para elit politik diam dan revolusi pun lahir.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.