Politik

Istana: 100 Hari Memuaskan, Tak Ada Reshuffle

Soal reshuffle tidak pernah dibahas apalagi dibicarakan.

Rabu, 10 Februari 2010, 13:59 WIB
Ismoko Widjaya, Nur Farida Ahniar
Pelantikan Menteri : Kabinet Indonesia Bersatu II (AP Photo/Dita Alangkara)

VIVAnews - Istana Presiden mempertegas bahwa evaluasi kabinet tidak selalu dalam bentuk perombakan atau reshuffle. Istana mengklaim kinerja 100 hari sepertinya memuaskan.

"Sepertinya sudah memuaskan dari kinerja 100 hari, sehingga tidak ada alasan pertimbangan untuk reshuffle," kata juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha di komplek Istana Negara, Jakarta, Rabu 10 Februari 2010.

Tetapi hingga kini, lanjut Julian, tidak ada keterangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang isu perombakan kabinet. Soal reshuffle tidak pernah dibahas apalagi dibicarakan.

"Belum ada komentar, reshuffle diketahui belum ada. Sampai saat ini Presiden mengevaluasi kinerja dari para menteri," ujar mantan Wakil Dekan FISIP Universitas Indonesia ini.

Seperti diketahui, isu perombakan kabinet ini menyeruak seiring dengan pemeriksaan demi pemeriksaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century di DPR.

Bahkan isu reshuffle ini semakin kencang saat pandangan awal fraksi di Pansus. Apalagi dari partai-partai koalisi, hanya Fraksi Kebangkitan Bangsa saja yang sependapat dengan Demokrat. Sisanya, PKS, PAN, dan PPP beda sikap.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ