Politik

Andi Arief Adukan Misbakhun ke Polres Jakpus

Misbakhun sudah dilaporkan Komite Nasional 33 atas kepemilikan L/C bermasalah di Century.

Senin, 1 Maret 2010, 13:13 WIB
Ismoko Widjaya, Elin Yunita Kristanti
Staf Khusus Presiden Andi Arief pegang bukti politisi PKS terkait Bank Century (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Andi Arief, staf khusus Presiden bidang bencana alam akan melaporkan politisi PKS, Mukhammad Misbakhun, ke polisi. Misbakhun sudah dilaporkan Komite Nasional 33 atas kepemilikan letter of credit (L/C) di Bank Century yang bermasalah.

"Jam 3 sore akan melaporkan L/C Misbakhun ke Polres Jakarta Pusat," kata Andi Arief dalam pesan singkat yang diterima VIVAnews, Senin 1 Maret 2010.

Andi Arief bersikukuh salahsatu inisiator angket kasus Bank Century di DPR itu harus diperiksa polisi. Kata Andi, keterangan bantahan anggota Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century itu justru semakin memperkuat tuduhannya.

Sebelumnya, Andi Arief menyatakan Misbakhun memiliki konflik kepentingan dengan kasus Bank Century. Misbakhun selaku Komisaris PT Selalang Prima Internusa memiliki letter of credit (LC) bermasalah mencapai US$ 22,5 juta di Bank Century.

Alat bukti itu berupa Akta Komisaris milik Misbakhun dengan kepemilikan sebanyak 99 persen pada PT Selalang Prima Internusa. Menurut Andi, PT Selalang memiliki LC yang diterbitkan oleh Bank Century pada 19 November 2007.

Masalah muncul ketika surat gadai baru dikeluarkan oleh perusahaan pada 27 Desember 2007. "Seharusnya surat gadai terlebih dahulu baru LC," ujar dia.

Pun ia mengatakan ketika melakukan pengecekan di Bea dan Cukai perusahaan tersebut bergerak di bidang ekspor gandum. "Bagaimana ceritanya kita (Indonesia) mengekspor gandum," kata Andi pada Sabtu lalu.

Andi Arief memiliki bukti dugaan konflik kepentingan Misbakhun, dalam kasus Bank Century. "Hari ini mungkin akan kami laporkan ke polisi," kata Andi Arief.

Andi yang merupakan Staf Khusus bidang Bencana Alam ini mengaku bukti dokumen letter of credit (LC) yang diterbitkan oleh Bank Century ini diperolehnya dari seseorang. "Hanya saya yang mendapatkan ini," katanya dalam Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Senin 1 Maret 2010.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
hendra
01/03/2010
makanya jangan sok pahlawan...kalau sama-sama mailing ya diam saja..atuh...menutupi kejelekan dengan kejelakan orang lain mah bisanya hancurrrrr......
Balas   • Laporkan
dodo ad
01/03/2010
Andi Arief justru KORUPSI lebih dahulu.....dia dibayar sebagai WANTIMPRES kan? Tapi dia kerja untuk siapa? Apa WANTIMPRES digaji DEMOKRAT?????
Balas   • Laporkan
wahyu
01/03/2010
bravo ipang......perjuangan andi untuk mengubah pandangan kasus century dari PKS insya allah sia sia.....tunggu 3 sd 4 hari ke depan.... apa andi masih tetep koar koar....hahahahahaha
Balas   • Laporkan
ipang
01/03/2010
andi arif=belis=penjilat= demokrat
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ