VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan jika
melakukan evaluasi secara obyektif dan mempertimbangkan aspek yang
dilihat oleh perbankan, maka kebijakan pengambilalihan Bank Century
dapat diterima,
"Kalau evaluasinya obyektif dan melihat aspek seperti yang dilihat kalangan industri perbankan maka saya merasa kebijakan itu secara obyektif dapat diterima," katanya di kompleks Istana Senin 1 Maret 2010.
Menurutnya suatu kebijakan dapat dilihat dari urgensinya pada saat itu dan dampak apa yang ditimbulkan. Jika dilihat dari alasan, lanjut Sri Mulyani, semua sudah ada justifikasi.
"Prosedurnya kita evaluasi dan kita jaga sehati-hati mungkin dalam suasana krisis" katanya.
Jelang paripurna hasil Pansus Bank Century esok hari, Sri Mulyani Indrawati tetap tenang dan yakin kalau hasilnya akan baik.
Tak ada persiapan. "Maunya apa ya yang perlu disiapin, kalau berdoa itu kan setiap saat," ujar Sri Mulyani di DPR, Senin 1 Maret 2010.
Dalam pertemuan masyarakat perbankan dengan presiden, kalangan
perbankan menilai langkah penyelamatan Bank Century yang telah
dilakukan merupakan hal yang benar.
Sebab, hal itu untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian pada saat krisis.
Sementara, Presiden Yudhoyono juga mengatakan meski dia tak berada di Indonesia, namun dia menilai apa yang dilakukan Sri Mulyani dan Boediono pada saat itu merupakan langkah yang tepat untuk menyelamatkan perekonomian.