VIVAnews - Juru Bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat, membantah rumor Boediono mundur sebagai Wakil Presiden. Tak ada dasar moral atau hukum yang membuat Boediono harus berhenti.
"Selalu ada isu atau rumor pengunduran diri," kata Yopie. "(Boediono) tidak pernah berpikir setitik pun, (juga) karena proses yang terjadi di DPR," katanya di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu 3 Maret 2010.
Yopie menyatakan, Boediono bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah paket pemimpin yang dipilih oleh lebih dari 60 juta pemilih melalui Pemilihan Umum. "Melalui proses demokrasi yang fair," kata Yopie. "Tidak mungkin (Boediono) mengundurkan diri atas permintaan yang tidak memiliki dasar moral, dasar hukum. Apalagi tuduhan yang tidak memiliki asas praduga tak bersalah," katanya.
Rumor Boediono mundur mengemuka setelah muncul sejumlah desakan seperti dari Amien Rais dan partai-partai. Boediono dikaitkan dengan kasus Bank Century, saat selaku Gubernur Bank Indonesia memberikan persetujuan bail out senilai Rp 6,7 triliun.
Hari ini, mayoritas fraksi di parlemen menyatakan kebijakan bail out itu sendiri bermasalah. Hanya dua fraksi yakni Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa membela secara terbuka bail out yang dinilai telah menyelamatkan secara khusus perbankan nasional dan secara umum perekonomian itu.