Politik

Aburizal: Beda Sikap Bukan Berarti Bermusuhan

Kata Ical, sikap Golkar bentuk kemandirian. Komitmen untuk mencari kebenaran dan kebaikan.

Jum'at, 5 Maret 2010, 20:46 WIB
Elin Yunita Kristanti
Aburizal Bakrie (VIVAnews/ Indra Darmawan)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie menyampaikan pidato terkait penanganan kasus Bank Century di Dewan Perwakilan Rakyat.

"Setelah lewat gelora politik, marilah kita menjadikan politik metode membangun persamaan, bukan memperuncing perbedaan," tutur Aburizal dalam pidatonya di kawasan Episentrum, Jakarta, Jumat 5 Maret 2010.

Dalam dinamika demokrasi yang matang, dia melanjutkan, ada kalanya harus menempuh jalan yang berbeda. Ada kalanya juga bergandengan tangan, melangkah bersama mencapai tujuan besar.

"Jika ada perbedaan, itu bukan ungkapan permusuhan, tapi sikap mandiri, bentuk komitmen masing-masing pihak untuk mencari kebenaran dan kebaikan," tegas Aburizal.

Aburizal mengulangi pernyataannya saat ulang tahun Golkar. "Jika ada urusan terkait masa depan Indonesia, jika soalnya nasib negeri, kita, Partai Golkar, akan berdiri di garis terdepan."

"Untuk berkata, tidak ada kuning tidak ada biru, tidak ada merah, tidak ada hijau, bahkan tidak ada putih. Yang ada merah putih," kata Aburizal.

"Tidak ada partai dan kepentingan diri sendiri, yang ada kepentingan bangsa," lanjut dia.

Sebelumnya, Aburizal menegaskan meski meletihkan, kasus Century bermanfaat karena merupakan pelajaran untuk Bangsa Indonesia.

Bahwa, "protokol penanganan krisis ekonomi harus ditingkatkan, peraturan perbankan harus jadi direvisi, manajemen Bank Indonesia direkomendasikan lebih transparan," kata dia.

Laporan: Dian Widyanarko



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ