Politik

Aburizal: Golkar Tak Boikot Sri Mulyani

Sebelum ada perombakan kabinet oleh SBY, posisi Sri Mulyani masih sah.

Jum'at, 12 Maret 2010, 15:26 WIB
Ismoko Widjaya, Agus Dwi Darmawan
Aburizal Bakrie membuka Raker Partai Golkar  

VIVAnews - PDI Perjuangan dengan tegas akan melakukan aksi boikot kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ternyata rencana itu tidak diikuti Golkar, partai yang juga menilai bail out Bank Century bermasalah.

"Tidak ada memboikot," kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam acara Diklat Dewan Pimpinan Pusat Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat 12 Maret 2010.

Menurut Aburizal, Sri Mulyani merupakan menteri yang sah dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II itu. Sebelum ada perombakan kabinet oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), posisi Sri Mulyani tidak bisa diganggu gugat.

"Itu kan menteri yang sah sampai Presiden mengganti Sri Mulyani," ujarnya lagi.

Seperti diketahui, gerakan boikot Sri Mulyani bergulir di Fraksi DPR. Bahkan sebagian anggota dewan menggalang untuk menolak Menteri Keuangan itu dalam pembahasan APBN untuk tahun 2010 ini.

Gerakan menolak Sri Mulyani itu dinilai sebagian anggota dewan merupakan sikap konsistensi dari hasil pansus Century yang menyatakan ada kesalahan dalam kebijakan bailout. Sri Mulyani dan Wapres Boediono dianggap bertanggung jawab.

Fraksi PDIP sendiri menyatakan mendukung gerakan boikot itu. Namun tidak untuk partai Demokrat yang dengan tegas menolak gerakan tersebut.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Hadi Setiadi
13/03/2010
Menurut saya sih, DPR sangat tidak pantas dan profesional kalau memboikot rapat dengan Menkeu. Kelihatannya takut nanti kalau melakukan kesalahan lagi seperti saat menyetujui adanya bailout century dimasa lalu. Emang PDIP ini politisinya sangat kampungan.
Balas   • Laporkan
aku juga rakyat
13/03/2010
SMI bisa mikir gak sih..........sudah dihujat banyak kalangan sampai dewan juga rakyat, kok gak punya malu. mundur aja dah
Balas   • Laporkan
anhi
12/03/2010
anggota dewan bisa mikir nggak! masa sih!masalah century dcampur adukkan dgn masalah yg gak ada kaitannya klw gitu suruh aja yg memboikot gantiin sri mulyani !ini mikir nasib rakyat apa mikir masalah pribadi bkn gitu carax masalah century ya century jgn d
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ