Politik

Kasus Century, Golkar Surati SBY

Maka itu, Golkar melayangkan surat kepada Presiden SBY.

Jum'at, 12 Maret 2010, 16:16 WIB
Ismoko Widjaya, Agus Dwi Darmawan
   

VIVAnews - Partai Golkar menilai tidak perlu ada Hak Menyatakan Pendapat untuk menuju proses pemakzulan. Maka itu, Golkar melayangkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kasus Century diproses hukum.

"Kader-kader di DPR segera monitor surat yang sudah disampaikan ke Presiden, tanpa mencampuri proses hukum itu dengan politik," kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat 12 Maret 2010.

Menurut Aburizal, dalam surat itu Golkar meminta pemerintah menindaklanjuti rekomendasi DPR atas kasus Bank Century. Sehingga dengan surat itu Golkar berharap tidak perlu lagi ada Hak Menyatakan Pendapat di DPR.

"Kita punya kewajiban mengawal. Kami sekarang berpikir bagaimana membangun bangsa ini, kita beri kontribusi nyata untuk kesejahteraan rakyat," ujar Aburizal.

Sebelumnya Aburizal menyatakan Golkar belum memutuskan akan mengusulkan Hak Menyatakan Pendapat atau tidak di DPR. Yang pasti, Golkar sudah mengirim surat kepada SBY untuk menindaklanjuti proses hukum kasus Century.

Aburizal menegaskan, saat ini kasus Century sudah masuk dalam ranah hukum. Yang bisa dilakukan adalah memonitor proses hukum itu tanpa mencampurinya dengan kepentingan politik.

"Tidak boleh diintervensi," kata Aburizal.

Laporan: Djamila

 

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
syahrulhadi
13/03/2010
Saya hanya berharap kita dapat sedikit memberi ruang yang bijak dalam hari kita untuk tidak terus menerus mengutuk dan melampiaskan dendam kita ke pada hal-hal yang kita sendiri belum tentu dapat mengatasinya. Sebab kalo kita amati realitas di masyarakat
Balas   • Laporkan
syahrulhadi
13/03/2010
Saya hanya berharap kita dapat sedikit memberi ruang yang bijak dalam hari kita untuk tidak terus menerus mengutuk dan melampiaskan dendam kita ke pada hal-hal yang kita sendiri belum dapat mengatasinya. Sebab kalo kita amati realitas di masyarakat sepert
Balas   • Laporkan
polapokir
12/03/2010
alalaaaah..."sebagian para yang terhormat" bilang ajaaa...mau pemakzulan gituu...century sih rakyat juga sudah tau milah masalahnya....cabee...deh...bantu rakyat yang konkrit aja... kalo merasa wakil rakyat...
Balas   • Laporkan
ABURIJAL BAKERY
12/03/2010
HALAAHHHHHH OMONG KOSONG !!!!! kuman di seberang lautan nampak, GAJAH di pelupuk mata tak tampak ----
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ