Politik

Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kunjungan Presiden Palestina bagi Yudhoyono adalah suatu kehormatan.

Sabtu, 29 Mei 2010, 17:58 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Agus Dwi Darmawan
  (Antara/Widodo S. Jusuf)

VIVAnews - Indonesia menyatakan tetap akan terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina sebagai negara yang berdaulat. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan komitmen dukungan ini langsung kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas sore ini.
 
"Indonesia punya pendirian dan sikap kokoh yang konsiten mendukung penuh kemerdekaan Palestina," ujar Yudhoyono usai menerima kunjungan Mahmoud Abbas, di Istana Negara, Sabtu 29 Mei 2010. Karena dengan dukungan itu, menurut Presiden, akan membawa keadilan sejati untuk Palestina dan dunia.
 
Kunjungan Presiden Palestina bagi Yudhoyono adalah suatu kehormatan bagi Indonesia. Pertemuan antara dua kepala negara ini berlangsung secara kekeluargaan dan persahabatan. Terlihat saat akan berpisah keduanya saling berjabat tangan dan berpelukan.
 
Yudhoyono menerangkan bahwa dari kunjungan yang dilakukan Mahmoud Abbas telah menjelaskan perkembangan kondisi terkini tentang Palestina.
 
Palestina di masa depan, kata dia, mencari solusi dan keadilan yang permanen di masa depan adalah pilihan yang terbaik.
 
"Dalam konteks itu saya sampaikan Indonesia menudukung penuh dimulainya kembali, pembicaraan, negoisasi demi tercapainya kemerdekaan yang penuh bagi Palestina," kata dia. Sehingga dengan solusi itu maka Palestina akan menjadi bangsa yang bisa diakui oleh dunia.
 
Tak hanya itu, kata Presiden, Indonesia juga siap untuk menjadi bagian dalam perantara dari proses perdamaian itu. Indonesia dengan senang hati akan menempatkan posisi pada bagian apa saja yang dikehendaki oleh pemimpin Palestina.
 
"Karena hanya dengan negosiasi ini maka negara Palestina akan bisa memecahkan masalah secara permanen," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
daya
02/06/2010
saya dukung 100% untuk kemerdekaan palestina dan mendapatkan tanah yang di klaim dan di putar balikan faktanya oleh kaum zionisme yaitu israel.
Balas   • Laporkan
rara
31/05/2010
Subhanallah, mudah2an tidak sia-sia, Amin Ketika kita sedang kesuliatn dan menolong yang lain Insyallah...qta ikut tertolong.....jadi sabar aja
Balas   • Laporkan
yong jae
31/05/2010
Masih aja di dunia ini yang masih terjajah.... sampe kapan ya penjajahan di Palestina akan berakhir??? Kaya'nya cuman mental perampok doang yang mao ngecaplok negara laen...
Balas   • Laporkan
Mons
30/05/2010
Palestina oh..palestina... harusnya israel-lah yang tak perlu di akui kemerdekaan dan kedaulatannya...
Balas   • Laporkan
Enos Martin
29/05/2010
Perdamaian di Palestina adalah barometer penting untuk mengukur taraf stabilitas di Timur Tengah. Kita sebagai umat beragama di Indonesia sangat memperhatikan dan bersimpati terhadap perjuangan rakyat Palestina. Maju terus Indonesia, sebagai duta perdamai
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ