Politik
Munas HKTI

Titiek Soeharto Boleh Mencalonkan Diri?

"Apakah semua orang boleh mencalonkan atau tidak, semua bergantung keputusan peserta."

Selasa, 13 Juli 2010, 07:04 WIB
Arfi Bambani Amri
Titiek Soeharto dengan Anis Matta (tengah) & Mahfudz Siddiq (Antara/ Rosa Panggabean)

VIVAnews – Musyawarah Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) VII akan dibuka secara resmi di Inna Grand Bali Beach, Sanur Bali, hari ini, Selasa, 13 Juli 2010.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Subur Subagyo, agenda utama yang akan dibahas dalam Munas antara lain adalah laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Pusat HKTI yang saat ini diketuai Prabowo Subianto. Selain itu, tentu saja, pemilihan ketua umum HKTI mendatang.

Sejauh ini telah beredar sejumlah nama calon yang akan bertarung memperebutkan kursi nomor satu di HKTI, ormas petani terbesar di negeri ini, untuk periode 2010 – 2015. Mereka antara lain Oesman Sapta, Prabawo Subianto sendiri, Beni Pasaribu, Jafar Hafsah, dan putri keempat Mantan Presiden Soeharto, Titiek Soeharto.

Soal nama-nama ini Subur enggan mengkonfirmasikannya. Juga, apakah sejumlah calon dari luar HKTI, seperti Titiek Soeharto, dibolehkan untuk maju dalam pencalonan.

"Yang saya dengar ada beberapa yang sudah mendeklarasikan dirinya di hadapan masyarakat. Tapi kami nggak tahu apakah nanti di Munas akan mencalonkan atau tidak. Apakah semua orang boleh mencalonkan atau tidak, semua bergantung keputusan peserta. Forum tertinggi untuk menentukan segala sesuatunya ya peserta munas.”

Soal apakah Prabowo akan mencalonkan kembali menjadi ketua, Subur pun mengaku belum mendapat keterangan resmi dari Prabowo maupun tim suksesnya. "Kami tidak tahu apakah Pak Prabowo akan mencalonkan atau tidak. Beliau tidak mau memberikan pernyataan juga tidak memberikan deklarasi. Saya tidak tahu.”

Dari pantauan VIVAnews, di beberapa ruas jalan By Pass Ngurah Rai, telah terpasang banyak spanduk dukungan dari kubu Oesman Sapta. (Laporan: Peni Widarti, Bali | kd)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Agus Budiono
13/07/2010
memang betul, politikus sekarang tidakl handal ,hanya memetingkan isi perutnya sendiri dan golongannya.tidak ingat sewaktu masa kampanye janji manis.... setelah dapet pait empedu yg mereka berikan terhadap rakyat indonesia lkhususnya wong cilik.
Balas   • Laporkan
Heru
13/07/2010
HKTI itu adalah milik/aset bangsa yg sangat vital dalam kancah Pembangunan Nasional...maka yg paling tepat harus bener2 orang mengetahui dibidang tsb.dari hulu sampai muaranya sehingga mengetahui apa yg diperlukan oleh Petani sehingga tepat sasaran, jang
Balas   • Laporkan
Brahmoyo
13/07/2010
SIFAT dari POLITIKUS & PEMIMPIN DI INDONESIA adalah... MEMBANGUN BERSAMA untuk KEPENTINGANnya pada SAAT MENJABAT/MEMIMPIN dan MERUSAK/MENGHANCURKANnya SETELAH TIDAK MENJABAT/MEMIMPIN KEMBALI...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ