VIVAnews - Partai Gerakan Indonesia Raya mendukung wacana pemindahan Ibukota negara dari Jakarta. Menurut Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, kawasan yang paling cocok adalah di Pulau Kalimantan.
"Wacana pemindahan Ibukota itu sudah dari zaman Bung Karno, tapi sampai sekarang tidak terlaksana," kata Muzani. "Jadi menurut saya, wacana ini sudah terlalu lama dan sudah terlalu sering, dalam setiap rezim kepresidenan ini selalu diwacanakan," katanya di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 26 Juli 2010.
Dan sekarang, menurut Muzani, jangan hanya sekadar wacana. Saatnya parlemen memutuskan. "Menurut kami, yang ideal itu membangun sebuah kawasan baru untuk Ibukota," katanya. "Yang paling ideal memang Kalimantan."
Kalimantan dinilai Muzani masih baik. Jika Ibukota dipindahkan ke sana, bisa terjadi pemerataan pembangunan. "Jakarta biar menjadi pusat bisnis," katanya.
"Tetapi ini menurut saya jangan cuma wacana-wacana saja. Harus ada kesepakatan serius antara pemerintah, DPR, dan semua pihak memindahkan Ibukota karena sudah banyak negara yang sudah berhasil," kata Muzani.
Muzani menyebut, Pakistan memindahkan Ibukota ke Islamabad, Arab Saudi dari Jeddah ke Riyadh, Australia dari Sydney ke Canberra, Malaysia pindah ke Putrajaya, dan Afrika Selatan pindah dari Capetown ke Johannesburg. "Jadi banyak yang berhasil kan. Nah, kita berhasil mewacanakan, belum berhasil melaksanakan," kata Muzani.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II Teguh Juwarno menggulirkan lagi usul pemindahan Ibukota ini dengan alasan Jakarta terlalu macet dan rawan gempa bumi. Namun Sekretaris Jenderal Golkar, Idrus Marham, menilai belum saatnya dilakukan pemindahan.
Kemacetan lalu lintas di Jakarta ini diperkirakan merugikan warga Jakarta Rp 17,2 triliun setiap tahun. Estimasi kerugian itu merupakan hasil penelitian Dinas Perhubungan Jakarta pada 2009. Saat ini, pemerintah mengupayakan pembangunan mass rapid transit di Jakarta dan membangun jalan baru.
Pak SBY, kalau memindahkan ibukota jangan dibangun gedung-2 pencakar langit seperti jakarta yg bobrok itu, buat bangunan yang mencerminkan budaya Indonesia ...go back to nature ....green span..yang asri,indah ....
setuju bangeeeeeeeeetttttttttttttt, jakarta udah kagak bisa dibenahi ..........rungseeppppppppppp, bobroooookkkkkkkkkk, udah karatan buang aja .... cari ibukota baru ..... jangan buang-2 duit benahin jakarta ....uselessss
Saya sangat setuju, ibukota pindah ke kalimantan, palangkaraya dgn pertimbangan : bebas gempa, tdk ada gunung berapi, udara bersih, penyerapan polusi yg besar karena banyaknya hutan, air sungai yg bersih & bebas pencemaran,supply batubara dekat,tanah rata
Saya sangat setuju, ibukota pindah ke kalimantan, palangkaraya dgn pertimbangan : bebas gempa, tdk ada gunung berapi, udara bersih, penyerapan polusi yg besar karena banyaknya hutan, air sungai yg bersih & bebas pencemaran,supply batubara dekat,tanah rata
Pemindahan Ibu Kota sebenarnya bukan sesuatu yg esensial. Yang tepat tuh Semua Kementerian RI agar segera ditempatkan di Kota2 Provinsi agar kebijakan pembangunan yg berkeadilan n berpihak pada segenap WNI bisa bener2 merata. Bangun NKRI dg Kebersamaan.
TIDAK SETUJU.....ITU SATU PULAU SAMA MALAYSIA..BEDA PULAU AJA QT GA BRANI...APALAGI KALO 1 PULAU???soal macet itu karena tidak adanya penyamarataan pembangunan..semua fokus di jakarta,duit dijakarta..NGAPAEN PINDAH???BIKIN SENSASI AZZZA..PERBAIKIN TUH SIS
TIDAK SETUJU.....ITU SATU PULAU SAMA MALAYSIA..BEDA PULAU AJA QT GA BRANI...APALAGI KALO 1 PULAU???soal macet itu karena tidak adanya penyamarataan pembangunan..semua fokus di jakarta,duit dijakarta..NGAPAEN PINDAH???BIKIN SENSASI AZZZA..PERBAIKIN TUH SIS
setuju di kalimantan...jd ada pemerataan pembangunan...toh yg pindah hanya pemerintahan......macetnya tidak...jkt yg bikin macet : pusat pemerintahan, bisnis, hiburan, wisata, industri, dll