VIVAnews - Darmin Nasution akhirnya sah menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah melalui proses yang panjang di rapat paripurna DPR. Sebanyak tujuh fraksi menyatakan persetujuan mereka atas hasil uji kepatutan dan kelayakan Komisi XI (Keuangan dan Perbankan).
Tetapi, keputusan itu ditanggapi aksi walk out oleh dua fraksi. Fraksi PDI Perjuangan dan Hanura memilih untuk walk out dari ruang sidang sesaat setelah Darmin sah pimpin Bank Sentral.
Sebelumnya, Fraksi PDIP meminta pengambilan keputusan terkait Darmin dilakukan melalui voting tertutup. "Berdasarkan tata tertib, pengambilan keputusan yang menyangkut orang dilakukan secara tertutup," kata Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo di hadapan sidang, Gedung DPR, Jakarta, Kamis 29 Juli 2010.
Namun pimpinan sidang Priyo Budi Santoso menawarkan mekanisme voting terbuka, karena yang hendak divoting adalah mengenai hasil keputusan Komisi XI yang telah memilih Darmin sebagai Gubernur BI. Perbedaan persepsi ini tidak diterima PDIP begitu saja.
"Kalau tidak sesuai tata tertib, kami tidak akan ikut serta dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, Fraksi PDIP memilih untuk walk out," kata Tjahjo sesaat sebelum meninggalkan ruang sidang, diikuti oleh seluruh anggota Fraksi PDIP yang hadir dalam rapat.
Langkah walk out PDIP ini kemudian juga diikuti oleh Fraksi Hanura. Tak lama setelah anggota FraksI PDIP meninggalkan ruangan, Fraksi Hanura pun meminta izin kepada pimpinan sidang untuk turut keluar dari ruangan. Alhasil, penetapan Darmin sebagai Gubernur BI tidak diikuti oleh dua fraksi di parlemen, yakni PDIP dan Hanura.
Bagaimanapun, dengan dukungan kokoh dari tujuh fraksi di parlemen, Darmin akhirnya sah menjadi pimpinan tertinggi BI yang baru. Cukup menarik untuk dicatat, dalam persidangan kali ini, seluruh partai mitra koalisi pemerintah berada dalam satu barisan dan bersikap sama mendukung Darmin.
Partai-partai koalisi yang menjadi motor penggerak lolosnya Darmin menjadi Gubernur BI adalah Fraksi Demokrat, Golkar, PKS, PPP, PAN, dan PKB. Selain keenam fraksi itu, Fraksi Gerindra juga mendukung Darmin menjadi Gubernur BI dengan alasan menghormati hasil keputusan Komisi XI. (hs)