Politik

Anas dan Ibas Lepas Mudik Bareng Demokrat

Demokrat memberangkatkan sekitar 5.074 pemudik secara gratis. 85 bus disediakan.

Senin, 6 September 2010, 08:40 WIB
Elin Yunita Kristanti, Eko Huda S
Gelar Mudik Gratis (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews -- Partai Demokrat memberangkatkan sekitar 5.074 pemudik secara gratis. Para pemudik tersebut diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pelepasan peserta 'Mudik Bersama Partai Demokrat' ini rencananya akan dilepas oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta Pusat, Senin 6 September 2010.

Selain Anas, acara pelepasan ini rencananya juga akan dihadiri oleh Sekjen Partai Demokrat, Eddie Baskoro alias Ibas dan pengurus harian DPP Demokrat.

Mudik gratis Partai Demokrat tahun ini merupakan pelaksanaan yang kelima kalinya. Pemudik yang diberangkatkan berasal dari berbagai lapisan masyarakat, antara lain berasal dari pekerja kecil seperti tukang rujak, pemulung, pedagang kaki lima, buruh, hingga tuna netra.

Para peserta mudik gratis Demokrat telah berdatangan ke Arena Hall D Arena Pekan Raya Jakarta sejak pukul 06.30 WIB. Sebelum memasuki bus, para peserta diberi bekal untuk buka puasa dan mengenakan kaos Demokrat bergambarkan Ketua Dewan Pembina Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan sang Ketua Umum, Anas Urbaningrum.

Dalam undangan, pelepasan bus direncanakan berlangsung pada pukul 07.00 WIB. Namun, hingga pukul 08.30 WIB acara pelepasan belum juga dimulai.

Padahal para peserta telah berjubel di lokasi.

Untuk mengangkut para pemudik, Partai Demokrat mengerahkan sebanyak 85 armada bus. Dalam keterangan tertulis, sebanyak 2 bus akan diberangkatkan menuju Cirebon Jawa Barat.

Sementara itu 42 bus akan mengantar pemudik asal Jawa Tengah yang terbagi, 8 bus menuju Semarang, 11 bus menuju Solo, 5 bus menuju Tegal, 4 bus menuju Wonosobo, 10 bus menuju Yogyakarta, dan 4 bus menuju Pati.

Sedangkan untuk Jawa Timur, Partai Demokrat mengerahkan 41 bus. Sebanyak 7 bus akan diberangkatkan menuju Surabaya, 12 bus menuju kampung kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan, 11 bus menuju Wonogiri, 3 bus menuju Malang, dan 8 bus menuju kampung halaman Anas Urbaningrum, Blitar. (hs)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
RAKYAT LUGU
06/09/2010
Lain Mas... Kalau uang pribadi berarti itu sodaqohnya ybs. Tapi kalau uang APBN/negara berarti ada pos-pos untuk mbangun sekolah2, jembatan2, aspal jalan untuk umum yang dikurangi hanya untuk kepentingan Tebar Pesona Elit Politik. Rakyat hanya sbg alat??.
Balas   • Laporkan
denis
06/09/2010
pake uang negara juga tidak-apa2 yang penting buat kepentingan rakyat gitu aja kok repot.........lagian hal beginian bukan cuma dilakukan partai demokrat partai lain juga dari dulu melakukan hal yang sama dan saya yakin itu bukan uang negara.
Balas   • Laporkan
RAKYAT LUGU
06/09/2010
Mudik gratis 5.074 orang 85 bus??? Dananya dari mana Mas?? Kalau uang pribadi sih OK, tapi kalau membebani uang rakyat (APBN) plus ada indikasi Kampanye terselubung, tebar pesona?? Apalagi ada bagi2 kaos Demokrat...piye iki.... KPK Bolehlah masuk. Monggo.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ