VIVAnews - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali mendapat sorotan setelah pembangunan gedung baru yang akan menghabiskan anggaran Rp1,2 triliun. Kini efektivitas kunjungan anggota dewan ke luar negeri dipertanyakan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi X DPR merencanakan akan melakukan studi banding kepramukaan ke sejumlah negara, termasuk Afrika Selatan. Diduga, kondisi kepanduan di negara ini tak lebih baik dari Indonesia.
Selain ke Afsel, anggota Panja yang terdiri dari 25 anggota DPR juga akan studi banding ke Korea Selatan dan Jepang.
Ketua DPR Marzuki Alie meminta kepergian anggota panja ini untuk melakukan studi banding tidak dipersoalkan, karena UU tentang DPR mengatur masalah ini. Menurutnya, interaksi langsung lewat studi banding membuat anggota DPR mendapat pengetahuan lebih lengkap.
Namun Marzuki mempersilakan studi banding dipersoalkan jika negara yang dituju, kegiatan kepanduan atau pramukaannya tidak lebih baik dibandingkan Indonesia. "Kalau itu, boleh. Saya sepakat. Tapi kalau persoalan studi banding kemudian marah, di departemen ke luar negeri setiap hari (ke luar negeri) nggak ribut, tapi kalau ini ke luar negeri kok salah. Heran saya," kata Marzuki kemarin.
Berikut anggot Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Kepramukaan ini, seperti dikutip dari laman DPR RI:
Pimpinan: Mahyuddin (Demokrat), Rully Chairul Azwar (Golkar), Heri Akhmadi (PDIP), dan Abdul Hakam Naja (PAN).
Sedangkan anggota Panja:
Demokrat Parlindungan Hutabarat Theresia E.E Pardede Venna Melinda Rinto Subekti Jefirstson R. Riwu Kore
SAYA SANGAT SETUJU kalau anggota dewan studi banding tentang kepramukaan, tapi setelah itu MEREKA HARUS MENGENAKAN BAJU PRAMUKA DAN KELENGKAPANNYA SAMPAI AKHIR MASA JABATANNYA...... GMANA??????? ( suruh baca dasadarma aja pada ga hafal )
kayanya agak kurang kerjaan terlalu bersimpangan dengan ini :
http://www.detiknews.com/read/2010/09/15/120400/1440908/10/negara-lain-justru-ingin-meniru-pramuka-indonesia
emang anggota dpr indonesia ini suka yg aneh-aneh.. perasaan di kampung saya nih ga pernah lihat anggota dpr berkinjung.. maklum kampung saya ini kampung masih hutan... jadi g menarik bagi anggota DPR.. anggota DPR lebih suka jalan2 ke kota2..
Studi kok ke negara yg gagal. Gak usah susah2 lah cuma gerakan Pramuka kok belajar ke negeri orang. Bodoh amat kita ini ya. Gak usah pakai DPR tug Bung Andi M suruh bikin program, pasti berhasil kok, buang2 duit aja,nyarinya susah bung, gak pernah ngrasa
lagian rakyat suka usil ama wakilnya, ini kan bermanfaat, kalo studi pramuka ke cibubur kan macet udah geto dekat cikeas nanti diributin lagi, makanya ini dipilih ke afrika selatan, sekalian liat kuda nil geto, mau bandingin ama wakil rakyat, mirip gak...
Kepanduan? mending Palang Merah Remaja tuch yang dimajukan (kalau masih ada). Kalau cuma tali-temali, baris, kemah.. Anak Indonesia secara alami sudah lebih ahli. Kalau mau maju sering anak Pandu kirim ke masyarakat daripada cuma kemah dan kemah aja..