Politik

Survei: Golkar Potensial Menang 2014

Golkar potensial menang karena kekuatan modal, sumber daya manusia, jaringan & pengalaman.

Kamis, 14 Oktober 2010, 16:34 WIB
Arfi Bambani Amri, Fadila Fikriani Armadita
Aburizal Bakrie membuka Raker Partai Golkar  

VIVAnews - Partai Golkar berpotensi unggul dalam Pemilu tahun 2014 mendatang.

"Ini disebabkan naiknya pencitraan Golkar di daerah," kata Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia, Barkah Pattimahu, di Jakarta, Kamis 14 Oktober 2010

Menurut hasil survey LSI, Golkar tetap menjadi partai yang tingkat kelembagaannya paling kokoh ketimbang partai lainnya. Hal tersebut dilihat dari sumber daya manusia, jaringan politik, dan pengalaman.

Selain itu, citra ketua umum partai juga turut berpengaruh dalam menentukan posisi partai. Barkah mencontohkan pada pemilu tahun 1999, Megawati Soekarnoputri cukup populer sehingga mampu mengangkat PDI Perjuangan. Demikian pula SBY pada tahun 2009 yang mampu mendongkrak popularitas Partai Demokrat.

"Saat ini  popularitas Mega dan SBY sudah sampai pada level optimum," kata dia. Keduanya telah dikenal lebih dari 90 persen pemilih.
 
Sementara itu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, berpeluang besar untuk meningkatkan popularitas. "Dia belum pada titik optimum," ujarnya. Publik masih sekitar 70 persen yang mengenal Aburizal dan baru 50 persen yang menyukainya.

"Jika popularitas Aburizal meningkat seperti SBY dan Mega, niscaya Golkar akan terdorong ke atas secara signifikan," kata Barkah

Dalam hasil survei juga disebutkan, berpeluangnya Golkar unggul di 2014 juga disebabkan oleh kuatnya finansial. Golkar, kata Barkah, berpotensi untuk memiliki sumber dana terbesar dari semua partai.

Survei ini diadakan September-Oktober 2010 dengan jumlah responden 1.000 orang yang berasal dari 33 propinsi. Wawancara dilakukan dengan tatap muka, margin error lebih kurang 3,2 persen. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
oscar
06/03/2011
Insya Allah PKS masih yg terbaik.. Kalau PKS halalkan segala cara seperti partai lain pasti jadi pemenang. Tapi tetaplah jaga moral dan etika, saya setia dengan PKS
Balas   • Laporkan
Donna
06/01/2011
Masalah kalian2 semua kalau ada pemilu nyoblos ngga? makanya nyoblos... biar yg nyoblos itu bukan org ya dibayar aja.. OMDO
Balas   • Laporkan
dharmawan
06/01/2011
Padi di desa sudah semakin menguning....artinya, golkar berjaya untuk menang di pemilu 2014 nanti... catatan kecil : megawati jual Indosat, SBY banyak kasus korupsi, al : century, gayus si raja tilep pajak....dan masih banyak yg lain....
Balas   • Laporkan
urangbandung | 27/10/2011 | Laporkan
Golkar penguasa sangat lama, PDIP sdh, Demokrat sdh tinggal partai yaa bisa diharapkan??? kayanya giliran PKS!
wandi
19/10/2010
dah dibeli............hasilnya Oi..............
Balas   • Laporkan
Bastinus
15/10/2010
Kalau golkar potensial menang pada 2014 sih silahkan. Cuma untuk saya Golkar tdk boleh menang
Balas   • Laporkan
Sudarmanto
15/10/2010
Ramalanku Peringkat Pemenang 2014 adalah: 1.Demokrat 2.PDIP 3.Golkar 4.Gerinda/PPP/PAN/PKB
Balas   • Laporkan
Sudarmanto
15/10/2010
Menurutku peringkat pemilu 2014 adalah: 1.Demokrat 2.PDIP 3.Golkar 4.PKB/PPP/Gerinda/PAN
Balas   • Laporkan
urangbandung | 27/10/2011 | Laporkan
Wah mantaps! analisa mas manto, sampai PKS di delete...heheh
yan
15/10/2010
lebih baik Golkar yg pimpim negara ini. Kalau partai lain hanya memimpim media pencitraan. Partai yg berkuasa sekarang ini penuh koruptor. Kemiskinan dan bencana alam dimana-mana. ini kenyataan bukan hasil survey pencitraan
Balas   • Laporkan
urangbandung | 27/10/2011 | Laporkan
Lupa yaa mas... siapa aja yg masuk penjara perkara suap BI?
eko
14/10/2010
hari gini udah survey,pesen tempat nich,beresberes ya boss,sabar donk belanda dah jauuuuuuh boss,jangan sampai ada imbas ntar tidak populer,semua ada aturannya,ntar juga sampai kepada tahapan bahagia dengan cara demokrates dan elegan menuju puncak kita.
Balas   • Laporkan
too early,...lets test the water in the midle of 2013, while the case of ICALs Blossom.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ