Politik
Haul 1 Tahun

Mahfud Kenang Detik-detik Gus Dur Lengser

Berkali-kali Gus Dur menolak dukungan agar dirinya tidak lengser. Apa alasan Gus Dur?

Rabu, 29 Desember 2010, 13:36 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam
Abdurrahman Wahid semasa hidup (VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengenang mantan presiden Abdurrahman Wahid sebagai sosok yang keras hati dalam hal menegakkan konstitusi dan demokrasi bernegara.

"Seorang Gus Dur itu berani mempertaruhkan jabatan asal konstitusi tidak dipermainkan," kata Mahfud dalam acara peringatan setahun wafatnya Abdurrahman Wahid yang biasa disapa Gus Dur di aula Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu 29 Desember 2010.

Mahfud berkisah saat masa-masa akhir jelang Gus Dur lengser, ada sekelompok orang yang datang menemui dirinya. Kelompok orang ini minta Mahfud mempertemukan mereka dengan Gus Dur. "Mereka berjanji hendak membela Gus Dur agar tidak dijatuhkan."

Ketika Mahfud sampaikan pesan orang-orang tersebut, Gus Dur meminta Mahfud agar menanyakan dulu bagaimana cara mereka untuk membela dirinya. "Kelompok orang itu minta Presiden (Gus Dur) segera mengeluarkan dekrit yang memberlakukan syariat Islam di negara Indonesia."

Apa tanggapan Gus Dur? "Saya lebih baik tak jadi presiden daripada harus mengkhianati konstitusi," kata Mahfud menirukan ucapan Gus Dur waktu itu.

Kisah lain, masih saat-saat menjelang kejatuhan Gus Dur, Mahfud bertemu dengan Akbar Tandjung yang saat itu menjabat Ketua Umum Golkar dan Hamzah Haz (Ketua Umum PPP) di rumah MS Hidayat (bendahara Golkar) untuk melobi agar dua partai tersebut mau membela Gus Dur.

"Waktu itu sudah ada kesepakatan, mari Gus Dur diselamatkan, tapi kabinet harus dirombak dan menteri yang dari partai biar partai saja yang menentukan," kisah Mahfud yang juga pernah jadi kader PKB ini.

Mahfud merasa lega dua partai besar tersebut akan membela Gus Dur di parlemen. jika Golkar dan PPP ditambah PKB kompak, Gus Dur tidak akan bisa dijatuhkan lewat parlemen.

Namun, lanjut Mahfud, ketika kesepakatan pertemuan itu disampaikan, lagi-lagi Gus Dur menolak. "Kata Gus Dur, itu berarti melanggar konstitusi. Menentukan menteri itu kewenangan penuh presiden. Kalau begitu saya menolak," kata Mahfud menirukan tanggapan Dus Dur waktu itu.

Jadi, lanjut Mahfud, dalam pandangan Gus Dur, konstitusi menjadi suatu hal yang harus tetap dipertahankan. "Demokrasi bukan pasar, bukan seperti jual beli. kalau mau reshuffle kabinet ok, tapi mereka jangan ikut campur, saya yang menentukan orangnya," ujar Mahfud mengutip ucapan Gus Dur lagi.

Sejarah lantas mencatat, pertanggungjawaban Gus Dur ditolak Sidang Istimewa MPR pada 2001. Tepat 23 Juli 2001, Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri pun otomatis naik jadi presiden. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
abdul
02/03/2011
ALLOHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WA'AFIHI WAFUNHU "YA ALLAH JADIKANLAH GUSDUR SEBAGAI HAMBAMU YANG KHUSNUL KHOTIMAH, MENERIMA RAHMAT DAN MAGHFIRAHMU, MENRIMA KENI'MATAN MU DI ALAM KUBURNYA, MENERIMA KELAPANGAN MU DI ALAM KUBURNYA. AMIIN, AMIIN, AMIIN... YA ROB
Balas   • Laporkan
sarayulus
26/02/2011
Indonesia adlh negara heterogen yg trdri dr beraneka ragam masyarakat,suku,agama,budaya,dll..jd jika dbrlakukan ideologi hukum islam,mk itu tdk tepat..
Balas   • Laporkan
rekek
23/02/2011
salut bgt buat alm Gusdur
Balas   • Laporkan
sohib99
22/02/2011
syariat Islam bukan nama, tapi substansi, buat apa koar2 nama. Syariat banyak dipahami sebagai hukum Islam, potong tangan, rajam, perang, pedang, sehingga yang tidak memberlakukan itu dianggap tidak Islam. Subhanallah. Apa traffic light itu bukan Islam?
Balas   • Laporkan
bungdah | 23/02/2011 | Laporkan
substansi lagi substansi lagi. artinya nggak perlu potong tangan? g perlu rajam? g boleh perang meskipun diserang? g boleh angkat pedang meskipun terancam?
bungdah
21/02/2011
"Kelompok orang itu minta Presiden (Gus Dur) segera mengeluarkan dekrit yang memberlakukan syariat Islam di negara Indonesia." Itulah sebabnya gus dur menolak dukungan dari mereka. karena gus dur alergi syariat islam. beda tipis dg abu lahab.
Balas   • Laporkan
nunahakim | 25/02/2011 | Laporkan
bungdah.. tolong fahami bahasa arab betul.. jangan baru faham dikit koar2.. wali yang tau wali artinya.. wali (orng yng disenangi) yang tahu hanya wali(dzat yang menyenangi).. yang tahu wali ya cuma dzat yang mencintai..
fuzhafu | 25/02/2011 | Laporkan
@dimasaja> gimana g faham betul,bungdah kan keturunannya abu lahab..klo blm faham mah mending cicing di imah..tong nyalocot wae..
bungdah | 25/02/2011 | Laporkan
pelajari islam dg baik, kemudian ikutilah gus dur, yg bilang AlQuran itu kitab paling porno didunia.
bungdah
21/02/2011
Begitu alerginya dgn syariat Islam ya? Beda tipis dg Abu Lahab.
Balas   • Laporkan
furians | 22/02/2011 | Laporkan
Saya mau tau Hadist atau Al-Quran yg mengamanatkan itu, asal ngomong aja padahal gak tau apa2, generasi g0bl0k...
bungdah | 22/02/2011 | Laporkan
syarat tuk menerapkan syariat islam kudu nungguin orang2 pada msk islam semua? pdhal ampe kiamat jg msh ada yg blm msk islam.
bungdah | 22/02/2011 | Laporkan
penegakan Syariat Islam itu amanat dari Rasulullah. mau mendahulukan amanat dari Rasulullah atau amanat para pahlawan?
luvsophie
21/02/2011
tragis ya bangsa ini seperti yatim piatu tak berayah tak beribu isinya ribut melulu............................................
Balas   • Laporkan
nunahakim | 25/02/2011 | Laporkan
bungdah tlng bhs arabnya yg betul klo bljar.. yg tau wali(orng yg dicintai) ya hanya wali (dzat yg mencintai)
bungdah | 22/02/2011 | Laporkan
tdk ada yg tahu siapa wali kecuali orang yg tahu itu adalah wali juga. yg bilang gus dur wali, otomatis dia juga wali. indonesia banjir wali.
bungdah | 22/02/2011 | Laporkan
furians; ane yakin ente termasuk yg pintar. sebab ente pengikut gus dur. gus dur kan wali, so pengikutnya wali juga dong.
alfakir
18/02/2011
dinegara ini orng jujur tdk akn mujur,selalu dimusuhi.tapi orng yg tdk jujur akan hidup makmur.seperti yg dialami oleh guru kita Gus Dur
Balas   • Laporkan
alfakir
18/02/2011
dulu orng blng klu ada keributan selalu gusdur dibilng bingnya.tp skrg stlah gusdur tdk ada siapa yg disalhkan.negara ini tambah ruwet krn pemerintah yg tdk tegas.pemberantasan korupsi cm omong kosong.
Balas   • Laporkan
varduxx
18/02/2011
semoga Allah Memuliakan dan menerima disisi NYA
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ