Politik

Kisah Fadel Sebelum Dicopot Sebagai Menteri

"Pak Fadel nama anda tidak disebut. 'Lho kenapa tidak disebut?' Tetapi telepon dimatiin."

Rabu, 19 Oktober 2011, 13:54 WIB
Arry Anggadha, Syahrul Ansyari
Fadel Muhammad (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Fadel Muhammad menceritakan saat-saat terakhir dirinya dicopot sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Dia mengaku ditelepon oleh Mensesneg Sudi Silalahi yang memberitahukan pemberhentiannya.

"Pak Fadel nama anda tidak disebut. 'Lho kenapa tidak disebut?' Tetapi telepon dimatiin sama Pak Sudi. Mungkin karena beliau buru-buru dipanggil Presiden," kata Fadel saat menggelar jumpa pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu 19 Oktober 2011.

Mantan Gubernur Gorontalo itu mengatakan jika alasan dirinya dicopot adalah karena kinerja. Fadel mengaku berani membuktikan jika selama mengemban tugas kementerian dia menunjukkan keberhasilan. "Teman-teman wartawan sudah tahu kinerja saya seperti apa. Tapi sampai hari ini saya belum tahu alasannya kenapa," ucapnya.

Dia juga mengatakan jika dirinya banyak berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie hampir setiap saat sebelum pengumuman. "Pak Ical sendiri dihubungi oleh Pak Sudi Silalahi, mengatakan bahwa saya akan diganti, untuk itu dicari penggantinya," terangnya.

Fadel menyatakan dirinya menerima keputusan itu. Namun demikian, secara jujur dia katakan sebagai manusia dirinya merasa kecewa. "Hati kecil saya kecewa," ucapnya.

Terkait dengan penggantinya, Cicip Sutardjo, Fadel menyebut Cicip adalah teman akrabnya di HIPMI dan Partai Golkar. Dia percaya, kondisi saat ini adalah yang terbaik untuknya.

"Mungkin Allah SWT berkehendak saya cukup di dua tahun saja di kementerian ini. Selebihnya ada rencana yang lebih besar untuk saya," ucapnya. (sj)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
shiroamachi
19/10/2011
betul. adu argumen di media hanya akan menunjukan buruknya komunikasi di antara sesama kementerian dan terlalu pencitraan. mendingan diam dan banyak kerja daripada banyak ngomong tapi begitu2 aja
Balas   • Laporkan
kuantan21
19/10/2011
Anda sangat mulia, yaitu melindungi petani garam dalam negeri sangat memprhantikan nasibnya dengan murahnya harga garam...eh malah di impor ilegal..itulah kesalahan bpk dimata orang yg punya kepentingan/penguasa...Maju terus pak...(2)
Balas   • Laporkan
kuantan21
19/10/2011
Saya jg kaget pak Fadel diberhentikan, sabar pak fadel, benar kata Anda mungkin ada rencana besar dr Allah buat Anda. Anda dicopot krn berhasil membongkar Gudng Garam impor ilegal di Madura, karena disitu ada jg kepentingan Politiknya, padahal tujuan.(1)
Balas   • Laporkan
galang86
19/10/2011
Kesian amat pak jadi korban reshuffle, yg penting mah ikhlas aja pak... kali aja dapet rezeki di tempat laen :P
Balas   • Laporkan
pangeran841k
19/10/2011
ya bisa buat pembelajaran mentri yg lain bahwa selain cerdas kita jg harus bijaksana,,bukan adu argumen di media soal beda kebijakan dng mentri lain,malah di reshuffle presiden gk dibela ketua partai.sudah jatuh tertimpa tanngga.ooohhh.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ