Politik

Anggota Pansel KPK Kecewa Pilihan DPR

DPR dinilai memilih dengan dasar pertimbangan politik.

Jum'at, 2 Desember 2011, 18:39 WIB
Eko Huda S, Dedy Priatmojo
Saldi Isra  

VIVAnews - Empat pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah dipilih oleh Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat. Namun, pilihan itu disesalkan mengecewakan salah satu anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, Saldi Isra.

"Hasil ini mengecewakan Pansel karena DPR tidak memilih berdasarkan peringkat yang dibuat oleh Pansel," kata Saldi Isra saat dihubungi, Jumat 2 Desember 2011.

Menurutnya DPR memiliki logika berbeda dengan Pansel KPK. Saldi menjelaskan Pansel KPK melakukan pemilihan berdasarkan nilai  akademis yang mencakup integritas dan kompetensi calon. Sementara ia menilai DPR lebih memilih berdasarkan pertimbangan politik.

 "Ya pada akhirnya pertimbangan kita melalui rangking tidak banyak memberikan pengaruh pada pilihan DPR. Padahal kita telah menghitung secara baik" ujarnya.

Meski demikian Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Andalas itu tetap merespon positif keputusan DPR, karena nama-nama calon pimpinan yang dianggap selama ini kontroversial tidak dipilih oleh DPR.

Empat pimpinan yang baru itu diputuskan lewat voting yang digelar komisi III,  di Jakarta, Jumat 2 Desember 2011.  Empat nama yang lolos itu adalah Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnain.

Berikut hasil akhir voting 8 Nama calon pimpinan KPK itu.
1. Abraham Samad : 55
2. Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi : 3
3. Abdullah Hehamahua : 2
4. Handoyo Sudradjat : -
5. Adnan Pandu Praja : 50
6. Yunus Husein : 20
7. Zulkarnain : 37
8. Bambang Widjojanto : 55

(umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Gak usah pd bingung dan berharap bnyk deh, gw jamin kalo kss "Century", "Wisma Atlet", dll dibongkar cm hanya sebatas level2 dibawah Menteri aja kok, blh bertaruh !!! Kecuali "People Power" bs menurunkan "Penguasa Lalim" yg Korup ini !!!
Balas   • Laporkan
jasmanrangkuti
04/12/2011
KITA SAMA2 PRIHATIN DENGAN SITUASI DAN KONDISI DI NEGERI INI, MUDAH2AN DERITA HIDUP RAKYAT TIDAK DIPOLITISIR OLEH WAKIL NYA SENDIRI.
Balas   • Laporkan
bisa di telusuru jejak ketua KPK yg baru,..siapa tahu ada bau2 moncong putih.... mungkin juga untuk menyelamatkan BLBI..
Balas   • Laporkan
adinda-zahwa
03/12/2011
Kok gw bingung? hasil voting yang ditulis berita ini antara Abraham dan Bambang kok skornya sama 55? siapapun yang terpilih yang penting kerja nyatanya. jangan obral statement doang!
Balas   • Laporkan
jusuf haurissa
03/12/2011
Kecewa dong .... ngerti ngak ... ANGGOTA Pansel itu ... orang-orang yg bersih, Prof lagi ... mereka sdh kasih rangking berarti yang diatas yang lebih baik. Tapi dasar DPR memble, memble. Sabar Pa Isra kerja bapak tdk sia-sia. Kita lihat saja pilihan DPR.
Balas   • Laporkan
jusuf haurissa
03/12/2011
Pa Saldi Isra ........ kita tunggu saja ...... kerja KPK ke depan dengan pimpinan yang baru ......
Balas   • Laporkan
kok kecewa sih...
Balas   • Laporkan
paijo78
02/12/2011
takut dimakan bambang dpr bosss. makanya cari selamat. aman suleman
Balas   • Laporkan
kaizar
02/12/2011
Kecewa krn jagoannya gak masuk..ckckckc
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ