Politik

Amien Rais: Saya dan Mega Mustahil di 2014

Menurut Amien, yang bisa Hatta Rajasa, Prabowo Subianto, Sri Mulyani, dan Pramono Anung.

Senin, 19 Desember 2011, 12:25 WIB
Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
Amien Rais (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Amanat Nasional Amien Rais mengatakan, saat ini yang dibutuhkan rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa ini adalah orang yang paruh baya.

"Mungkin yang diperlukan itu yang in between. Artinya tua belum muda lewat. Katakanlah 45-55," kata Amien di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin 19 Desember 2011. Dalam hal ini, kata dia nama yang akan masuk kriteria 'in between' adalah Hatta Rajasa, Prabowo Subianto, Sri Mulyani, dan Pramono Anung. 

Amien menambahkan, pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2014 calonnya, tak terlalu banyak kelihatan. Dia menjelaskan, jika capres dan cawapres sudah tua, akan sulit dimunculkan. "Artinya, generasi saya, Akbar Tandjung, Wiranto, Megawati, dan sebagainya, mungkin sudah berat. Bahkan, hampir mustahil," kata dia.

Hal ini karena, rakyat Indonesia membutuhkan regenerasi. "Sekarang ini zaman peremajaan. Jadi kalau sudah 70 maju, saya kira sekalipun dianggap bisa, itu sudah over, sudah lewat waktunya," kata dia.

Sementara, bagi capres dan cawappres muda, kata Amien peluangnya sulit karena dinilai kurang matang. "Ada tokoh intelektual kampus, ada tokoh LSM," kata dia.

Lalu bagaimana peluang Hatta Rajasa? "Mungkin itu tergantung PAN. Kalau bisa dobel digit, jadi mantap. Tapi kalau masih tujuh persen, kurang mantap. Saya punya pengalaman," kata dia.

Sementara Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, kata Amien, juga seorang kandidat kuat karena mempunyai partai besar. "Bahkan, Surya Paloh siapa tahu. Jadi yang muda-mudalah. Yang tua-tua hanya mendoakan saja," kata dia.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
error_bandit
27/02/2012
Pak Amien saya salut dgn sikap kepemimpinan seperti anda!! jangan seperti nenek2 yg ga tau diri yg punya hobi nyapres & ga pnh kepilih.. hahahaa ;D 99 kalah sm GusDur, 2004 kalah sm SBY 2009 tumbang di semi final.. masa ga malu nek???
Balas   • Laporkan
iwanez
29/12/2011
Megawati experied.......
Balas   • Laporkan
mahadewa
26/12/2011
Amit..amit deh tuh nenek mau jadi president lagi..cengeng tuh president..indonesia enggak butuh president seperti megawati...palingan kalah lagi di pemilihan president.waktunya bukan lagi buat angkatan tua seperti anda berdua..sudah berubah
Balas   • Laporkan
memang benar pak AMIN....beri kesempatan yang muda muda tapi potensial...jgn asal muda..malah nanti nabrak nabrak gak karuan..!!
Balas   • Laporkan
yang tua legowo untuk memberi kesempatan kepada yang muda.Gitu kan Pak Amin
Balas   • Laporkan
hendra.harry
19/12/2011
ga yg muda, ga yg tua, asal liat duit, ijo deh tuh mata.. hehehehe
Balas   • Laporkan
masjuddin
19/12/2011
ibu mega istrht ja lh,,nkmi hri tua,,jgn trllu ambisius,,berikan peluang kpda ank muda sprti yg dikatakn pak Amin,,,,CAK ANAS juga bisa berpeluang
Balas   • Laporkan
jiepie
19/12/2011
Hallaah.. kamu itu yg cengeng dan cuma bisa mengandalkan nama besar bapaknya kok masih digadang2 nampak benar loe tuh bego'
Balas   • Laporkan
meymey170
19/12/2011
benar Pak Amin. maaf, orang yang sudah lanjut tidak bisa menghadapi tantangan Indonesia yang sangat berat. mantan PM Malaysia yang sukses memajukan negaranya pun menyebut, Indonesia susah ditangani dengan wilayah sangat luas dan bermacam golongan.
Balas   • Laporkan
savoyxcode
19/12/2011
2014 adalah eranya yang muda-muda, klo yg tua2 masih nyalonin mungkin akan menjadi pesaing yang hanya meramaikan pilpres nanti..haha, sepertinya agak sulit untuk menang buat yang tua. Tp monggo saja nyalonin, toh yg terpilih nanti adalah yg terbaik kan..
Balas   • Laporkan
hendra.harry | 19/12/2011 | Laporkan
yg muda ga ada jaminan ga pake korup ya.. asal liat duit aja, ijo deh tuh mata.. hehehehe
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ