VIVAnews - Partai Persatuan Pembangunan melihat Pemilihan Presiden 2014 ini akan berlangsung menarik karena ada tokoh-tokoh baru yang muncul. Beberapa nama baru yang sudah beredar itu seperti Mahfud MD, Dahlan Iskan dan Anies Baswedan.
Di luar itu, ada nama-nama lama seperti Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie. "Banyak didominasi orang-orang partai," kata Sekretaris Fraksi PPP, Arwani Thomafi, Jakarta, Kamis 29 Desember 2011. "Belum ada peluang untuk menggeser pimpinan atau elite partai mereka."
Nama-nama dari luar seperti Mahfud, Dahlan dan Anies, malah dinilai PPP cocok untuk posisi calon Wakil Presiden. Namun peluang mereka lebih sedikit daripada yang dari partai.
Seperti Dahlan Iskan, PPP melihat Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara itu sukses di swasta. "Tapi mungkin di bidang pemerintahan butuh waktu bagi masyarakat untuk melihat kemampuan dia," kata Arwani.
Nama-nama itu, kata Arwani, akan dibahas PPP dalam Musyawarah Kerja Nasional di Jawa Timur pada Februari 2012 nanti. "Kami betul-betul ingin mempertimbangkan suara di daerah bagaimana popularitasnya," kata Arwani.
Calon presiden jangan dari jawa timur terus, terlalu kedaerahan, semua kebijakan pemerintah saat ini selalu kedaerahan, kebanyakan menteri yang dipilih SBY juga dari kedaerahan. dahlan iskan bahasa inggris saja tidak bisa, mau jadi presiden.
PPP jangan sok pinter deh justru orang swasta/pengusaha seperti pak DAHLAN ini yg cocok untuk negara kita ini karna beliau mau bekerja gak cuman ngomong doang. lagian pak dahlan udah kaya gak mungkin korupsi 2014 PRABOWO-DAHLAN
Ah..., PPP sok tau, OMDO. Masalahnya bukan orang swasta ato bukan, tp mental anti korupsi yang segera dibutuhkan bangsa ini. Ndak usah maksalah, gudbei ajalah wahai orang2 partai.... Praktekin aj hukum rimba di hutan sono.