Politik

Harapan Presiden SBY di Tahun 2012

"Demokrasi itu tidak harus gaduh. Saya melihat rakyat tidak mau ada kegaduhan politik."

Sabtu, 31 Desember 2011, 22:24 WIB
Arry Anggadha, Nina Rahayu
Presiden SBY (Biro Pers Istana Presiden/ Abror Rizki )

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan selamat tahun baru kepada seluruh masyarakat. SBY pun berharap  tahun 2012 akan membawa berkah bagi Indonesia.

"Dengan rasa syukur dan suka cita mari kita berdoa semoga bangsa kita senantiasa mendapat bimbingan sehingga kita bisa melakukan satu yang lebih baik," kata Presiden SBY di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu 31 Desember 2011.

SBY berharap bangsa Indonesia makin rukun dan bersatu terus membangun menjadi bangsa yang makin maju adil dan sejahtera. "Saya secara khusus mengajak masyarakat untuk memperkokoh persaudaraan dan kerukunan sebagai bangsa dan jangan membiarkan terjadinya kekerasan dan di masyarakat. Kita harus menjaga terjadinya aksi kekerasan atas nama apapun, baik nama agama, suku, dan etnik," ujarnya.

SBY meminta pada 2012, tindakan main hakim sendiri juga dapat dicegah. Selain itu, hukum juga harus dijaga. "Termasuk mencegah korupsi," ujarnya.

Di bidang ekonomi, SBY mengajak agar masyarakat terus bekerja keras menjaga perekonomian di tengah kondisi krisis global saat ini. "Termasuk menjaga kebutuhan pangan dalam negeri dan kerja keras untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan," ujarnya.

Di bidang politik, SBY menilai pada 2012 suhu politik akan semakin hangat. SBY mengajak para elit politik untuk menjaga stabilitas nasional dan menjaga agar tidak membuat kegaduhan politik. "Demokrasi itu tidak harus gaduh. Saya melihat rakyat tidak mau ada kegaduhan politik yang berlebihan," ujarnya.

"Saya mengajak pemerintah untuk membuat tahun depan sebagai tahun peningkatan dan menciptakan kesejahteraan masyarakat kita. Apa yang belum kita raih di tahun 2011, mari kita tingkatkan. Dan kita harus persiapkan apa yang belum kita persiapkan sasaran di tahun 2012," ujarnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
applelight
03/01/2012
yah... saya berani bilang, kalau pemimpin kita saat ini tidak lebih dari orang yang tidak memiliki komitmen. dan orang yang tidak tepat janji alias pendusta. buktinya??? owh, tidak perlu disebut... semua juga sudah tau kok. :)
Balas   • Laporkan
iw2011
03/01/2012
jadi pemimpin tegas pak..! itu saja pesen saya. hepinyewyear.
Balas   • Laporkan
vivamaulana
03/01/2012
Hanya satu kalimat buat pak SBY, " Coba lebih tegas " Suruh para pejabat negara untuk mengesampingkan kepentingan pribadi,dan lebih mengedepankan kepentingan rakyat.
Balas   • Laporkan
armanwicak
02/01/2012
bersama-sama kerja keras, jadikan harapan-harapan itu jadi kenyataan di 2012 ini pak.
Balas   • Laporkan
prima54
02/01/2012
Met taon baru jg pak, tetap semangat untuk membangun negara ini. Taon baru harapan baru untuk indonesia yg lebih baik dan lebih sejahtera.
Balas   • Laporkan
embuh
02/01/2012
tetap semangat pak..memang susak memperbaiki negara yg carut marut, butuh waktu yg lama..g semudah membalikan telapak tangan..tp yakin bahwa indonesia bisa!!!!!
Balas   • Laporkan
dimansc
01/01/2012
PRESIDEN KOK MACAM JUAL SAYUR... ASYIK BILANG BAGUS2 DOANG.. PADAHAL HABIS BUSUK SEMUA.. RAKYAT LAPAR BOSS.. Y KAYA PARA DEMIT PENGHISAP DARAH RAKYAT.. TENGOK TUH BOSS BERINGIN YANG ENGAK BAYAR KORBAN LAPINDO..PDHAL DUET BANYAKNYA CUKUP UNTUK BELI GBK
Balas   • Laporkan
freak2010
01/01/2012
pencitraan Rakyat dah Muakkkkkkkkkkkk Huakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk (muntah)
Balas   • Laporkan
hendrikomnet | 02/01/2012 | Laporkan
freak lu kemakan metro tv tiap presiden ngomong pencitraan..ga ngomong di bilang diem aja ....ga usah kritik kalau ga jelas..
DARI DULU OMONG DOANG, GAK USAH BANYAK OMONG BOZ....BOSAN DENGERIN
Balas   • Laporkan
ciung36 | 05/01/2012 | Laporkan
klo gw mendingan banyak makan,,,, =)
hendrikomnet | 02/01/2012 | Laporkan
yu yg jangan banyak omong ..
sadik
01/01/2012
wa la smpean itu ngomong mlulu pak...iku rakyat ne pado ditembaki anteng wae.....piye to...ndak ad rakyat smpean ndak jd presiden....ingak2 lah pak.....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ