Politik

Ruhut Sitompul: SBY Kantongi Pengganti Anas

"Kita lihat pada waktunya nanti," kata Ruhut.

Kamis, 26 Januari 2012, 13:16 WIB
Anggi Kusumadewi, Syahrul Ansyari, Banjir Ambarita - Papua
SBY pidato didampingi Marzuki Alie dan Anas Urbaningrum (Antara/ Prasetyo Utomo)

VIVAnews – Salah satu Ketua Dewan Pengurus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, yakin bahwa Susilo Bambang Yudhoyono telah mengantongi nama calon Ketua Umum Demokrat yang nantinya bakal menggantikan Anas Urbaningrum.

“SBY selaku Ketua Dewan Pembina dan sejumlah anggota (Dewan Pembina Demokrat), sudah pasti mengantongi siapa yang pantas dan layak menggantikan Anas. Kita lihat saja pada waktunya nanti,” kata Ruhut dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Polda Papua, Kamis 26 Januari 2012.

Ruhut berpendapat, langkah SBY Selasa malam lalu yang menggelar pertemuan anggota dewan pembina partai, sangat tepat demi kebaikan dan masa depan partai. “Jangan sampai kasus yang melilit kader menjadi momok yang terus merongrong partai. Langkah Ketua Dewan Pembina melakukan konsolidasi secepatnya sangat baik untuk menyelamatkan partai,” ujar dia.

Namun Ruhut tak mau menyebut siapa-siapa saja yang ia anggap layak menahkodai Demokrat ke depan. Ruhut juga enggan mengomentari sejumlah nama yang saat ini disebut-sebut cakap mengganti Anas seperti Menkopolhukam Djoko Suyanto dan Wakil Ketua Komisi I DPR Hayono Isman.

Djoko Suyanto terutama, sempat disebut Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua, layak untuk diperhitungkan. Tapi Ruhut tak mau berkata banyak. “Bapak Ketua Dewan Pembina pasti sudah memiliki calon. Kita tunggu saja,” tegas Ruhut.

Anas Tegaskan Posisi

Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum sendiri menyatakan, posisinya di Demokrat tidak bisa digoyahkan. “Tidak ada (pelengseran). Ketua Umum Partai Demokrat hanya satu, yaitu Anas Urbaningrum,” tegas Anas di Indramayu, Jawa Barat.

Anas menekankan, kabar pelengseran dirinya hanyalah rumor tak berdasar. Sampai saat ini, kata dia, Partai Demokrat tetap bersatu di bawah kepemimpinannya. “Itu (upaya pelengseran) kan cerita di luar. Di dalam kami kompak, solid, dan waras cara berpikirnya,” ujar Anas.

Semalam, Anas telah mengumpulkan jajaran pengurus inti Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat dalam sebuah rapat harian di Kantor DPP Demokrat, Jakarta. Turut hadir dalam rapat itu adalah Sekretaris Jenderal Demokrat Eddhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Malam sebelumnya, SBY mengumpulkan para anggota dewan pembina dan dewan kehormatan partai untuk membahas soal nasib Demokrat ke depan, termasuk nama Anas yang berkali-kali disebut Nazaruddin di persidangannya. Anas sendiri tidak ikut dalam pertemuan dengan SBY itu karena ia tidak berada di struktur dewan pembina. Ia telah dipanggil oleh SBY sehari lebih awal secara terpisah. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
diyu
27/01/2012
kayaknya sih yg dikantongin bukan nama Ruhut hehee..
Balas   • Laporkan
bambang78
27/01/2012
kami rasa Ruhut Sitompul layak jadi ketua umum Partai Demokrat
Balas   • Laporkan
x-tarra | 27/01/2012 | Laporkan
Layak sekali.. semakin mencerminkan demokrat yang mencla mencle..
hardi16
27/01/2012
Sebaiknya semua yg disebut dipengadilan tsb dinonaktifkan baik sebagai pengurus partai maupun sbg pejabat negara agar KPK bs leluasa meminta keterangan tanpa izin, tp kalo masih menjabat maka KPK akan sangat sulit untuk mengungkap semua, gimana Pak SBY ?
Balas   • Laporkan
aldidjalal
27/01/2012
NGURUS INTERNAL PARTAI AJA NDAK BISA, BAGAIMANA NGURUS NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ???
Balas   • Laporkan
Kelihatannya Ruhut itu adalah sumber penyakit Demokrat.Karena pernyataannya yg selalu membuat sensasi.
Balas   • Laporkan
240570
27/01/2012
Cocok jadi ketum PD saya mengusulkan Pak Tarno atau sule agar Demokrat jadi dagelan OVJ dan penonton pada ketawa;;;hhhhh
Balas   • Laporkan
satiaputra
26/01/2012
Bukan hanyan dilengserkan dari posisi ketum, tetapi proses hukum atas Anas harus dituntaskan supaya semua jelas, Negaka kita negara hukum. tidak lantas setelah lengser hukum diabaikan demi kempentingan politik...buktikan bahwa anas tidak bersalah scr huku
Balas   • Laporkan
blueberry
26/01/2012
mendingan bang ruhut walaupun cerewet tapi bersih dari gosipp korupsi, daripada yang kalem2 tapi koruptor kelas kakap, ayo bang ruhut jadi ketua demokrat dong....
Balas   • Laporkan
varduxx
26/01/2012
Terjungkal saja kau Anas. Politikus korup. Demokrat jadi lumbung pencuri yang santun
Balas   • Laporkan
Kalau saya sih percaya omongan Ruhut, karena semua petinggi dan anggota partai demokrat adalah begundalnya SBY, seperti keerbau dungu yang selalu tunduk kepada SBY. Sebetulnya pemilihan ketua umum dulu cuman sandiwara supaya kelihatan demokratis
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ