Politik
Achmad Mubarok

"Tak Ada Pengganti Anas di Kantong SBY"

Mubarok mengatakan rapat dewan pembina Demokrat tak bahas penggantian Anas.

Kamis, 26 Januari 2012, 14:39 WIB
Eko Huda S, Nila Chrisna Yulika
Ahmad Mubarok (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok membantah pernyataan Ruhut Sitompul yang menyatakan Susilo Bambang Yudhoyono telah mengantongi nama calon pengganti Anas Urbaningrum sebagai ketua umum partai.

"Tidak ada nama itu. Kan di kantong, siapa yang tahu," ujar Mubarok di Jakarta, Kamis 26 Januari 2012.

Mubarok mengaku ikut dalam pertemuan anggota dewan pembina Demokrat di kediaman SBY di Cikeas pada Selasa malam. Namun dalam pertemuan itu tidak dibahas sama sekali masalah penggantian ketua umum partai. "Saya kan ikut rapat dan tidak dibahas itu. Ruhut kan tidak ikut rapat," ujar dia.

Sebelumnya, Ruhut Sitompul mengatakan yakin SBY telah mengantongi nama calon Ketua Umum Demokrat yang bakal menggantikan Anas Urbaningrum.

"SBY selaku Ketua Dewan Pembina dan sejumlah anggota (Dewan Pembina Demokrat), sudah pasti mengantongi siapa yang pantas dan layak menggantikan Anas. Kita lihat saja pada waktunya nanti," kata Ruhut dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Polda Papua, Kamis 26 Januari 2012.

Ruhut berpendapat, langkah SBY Selasa malam lalu yang menggelar pertemuan anggota dewan pembina partai, sangat tepat demi kebaikan dan masa depan partai. "Jangan sampai kasus yang melilit kader menjadi momok yang terus merongrong partai. Langkah Ketua Dewan Pembina melakukan konsolidasi secepatnya sangat baik untuk menyelamatkan partai," ujar dia.

Namun Ruhut tak mau menyebut siapa-siapa saja yang ia anggap layak menahkodai Demokrat ke depan. Ruhut juga enggan mengomentari sejumlah nama yang saat ini disebut-sebut cakap mengganti Anas seperti Menkopolhukam Djoko Suyanto dan Wakil Ketua Komisi I DPR Hayono Isman.

Sementara itu, Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum sendiri menyatakan posisinya di Demokrat tidak bisa digoyahkan. "Tidak ada (pelengseran). Ketua Umum Partai Demokrat hanya satu, yaitu Anas Urbaningrum," tegas Anas di Indramayu, Jawa Barat.

Anas menekankan, kabar pelengseran dirinya hanyalah rumor tak berdasar. Sampai saat ini, kata dia, Partai Demokrat tetap bersatu di bawah kepemimpinannya. "Itu (upaya pelengseran) kan cerita di luar. Di dalam kami kompak, solid, dan waras cara berpikirnya," ujar Anas. (eh)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
mxol
27/01/2012
Ahmad mubarok gagap teknologi. Buat apa pak SBY mengantongi data-data penting bikin repot saja. Jaman sekarang untuk tahu kemana keinginan SBY lihat di laptopnya. Disana sudah tertulis siapa pengganti Anas. Tunggu saja nanti printoutnya dibacakan ...
Balas   • Laporkan
pras57
27/01/2012
partai penguasa biasanya korupsi buat modal pemilu berikutnya, mau pilih partai apapun gayanya akan tetap sama. 100 tahun lagipun korupsi gak akan tuntas di negeri ini karena korupsi itu ibaratnya makanan pokok sehari2 para pejabat di negeri ini.
Balas   • Laporkan
komisitiga
27/01/2012
Si ANAS. Memang Muka tembok, Kulit Kerbau. Gak Punya rasa malu . Seluruh Rakyat Indonesia sedang menonton akrobat Politik anda dan Demokrat. Bawa aja rombongan sirkus anda keliling Indonesia. supaya DEMOKRAT makin terpuruk oleh ulah anda wahai ANAS BUSUK
Balas   • Laporkan
bugis
27/01/2012
th 2004 anas membantu demokrat menang pemilu, balas jasanya anas masuk demokrat dan lolos dari penjara saat kawan2nya masuk bui. th 2009 andi nurpati melakukan hal yg sama
Balas   • Laporkan
andariesta
27/01/2012
"Itu kan cerita di luar. Di dalam kami kompak, solid, dan waras cara berpikirnya," ujar Anas. Ya iyalah solid dan kompak. Kalian saling lindungi supaya kebusukannya nggak tercium!!
Balas   • Laporkan
iron maiden
26/01/2012
betul sob!, kata si esbeye ke anas :"tenang aja loe nas, pokoke loe aman di bawah ketek gw, asal loe setor itu fulus yg loe dapat dari si nazar, gw pgn juga ngerasain fulus h4r4m itu"
Balas   • Laporkan
andariesta | 27/01/2012 | Laporkan
fatanya lbh parah.. kalian pasti merinding jk tahu cara mereka kolusi..Anas belajar dari seniornya di organisasi mahasiswa itu, caranya juga diikuti yuniornya...munafik!
aldidjalal | 27/01/2012 | Laporkan
hanya orang yg bela bela in yg salah !!!
amirudin_crosfire | 26/01/2012 | Laporkan
dasar STL.. Kya udah tau faktanya aj lu !!!
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ