Politik

LSI: Separuh Warga RI Simak Kasus Wisma Atlet

Kalangan perempuan pun memberikan perhatian pada kasus suap Wisma Atlet ini

Minggu, 5 Februari 2012, 16:01 WIB
Syahid Latif, Sukirno
Proyek Wisma Atlet untuk SEA Games di Jakabaring, Sumsel (Antara/ Nila Fu'adi)

VIVAnews - Lebih dari setengah warga di Indonesia menyoroti kasus skandal dugaan suap Wisma Atlet yang melibatkan para petinggi Partai Demokrat. Hal ini diketahui dari hasil suveri dan analisa yang dikeluarkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Survei terbaru LSI pada Februari 2012 menunjukan lebih dari 62,7 persen masyarakat yang memperhatikan kasus ini. Sementara 30,7 persen memilih tak memantau kasus Wisma Atlet. Sisanya, 6,6 persen memilih tidak tahu dan tak menjawab.

"Efek media pada kasus ini sangat besar dampaknya pada publik, sehingga banyak publik yang ikut mengikuti, sehingga berdampak elektoral terhadap partai Demokrat dan partai lain," kata Peneliti Senior LSI, Barkah Patimahu, di kantornya, Rawamangun, Jakarta, Minggu, 5 Februari 2012.

Dalam catatan LSI, jumlah masyarakat yang memantau perkembangan skandal Elit Demokrat ini terus meningkat. Pada Juni 2011 lalu, hanya 41 persen responden yang mengaku mendengar kasus ini.

"Karena ini adalah yang jadi partai penguasa, yang sebelumnya mempunyai jargon anti korupsi sehingga menjadi sorotan. Antusiasme publik sangat besar pada kasus ini," tuturnya.

LSI melaporkan, publik yang mendengar kasus ini pun merata. Mayoritas publik yang berada di desa sebanyak 55,3 persen dan kota 74,2 persen mendengar kasus ini. Laki-laki yang mengaku mendengar kasus ini mencapai 67,7 persen sedangkan perempuan mencapai 57,7 persen.

"Umumnya kasus politik tidak diperhatikan oleh perempuan, tapi dalam hal ini lebih setengah perempuan mengikuti karena infotainment juga memberitakan. Ini karena salah satu aktor juga selebritis," ujarnya.

Pada segmen umur, 55,8 persen publik lulusan SD atau di bawahnya mendengar kasus elite Demokrat ini. Sementara 91,6 persen masyarakat berpendidikan sarjana atau lebih, mengaku terus mengikuti perkembangan kasus ini.

Untuk konstituen partai politik, pemilih Partai Demokrat yang mengaku mendengar skandal kasus wisma atlet mencapai 69,8 persen. Sementara pemilih PDI-P mencapai 61,9 persen, Golkar 65,2 persen dan PPP sebesar 57,4 persen.

LSI juga menyurvei tanggapan dari publik didasarkan pada pilihan publik pada pemilihan presiden pada 2009 lalu. Sebanyak 61,3 persen pemilih Megawati-Prabowo mengaku mendengar kasus ini. Sementara sebanyak 65,4 persen pemilih SBY-Boediono, mengaku juga mendengar kasus ini.

"Pemilih Jusuf Kalla-Wiranto justru memberikan perhatian tertinggi pada kasus ini yaitu sebanyak 72,9 persen," kata dia.

Sebagai catatan, survei yang dilakukan LSI ini melibatkan sebanyak 1.200 sampel di seluruh provinsi di tanah air.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
iron maiden
06/02/2012
tidak hanya separuh warga RI yg simak kasus wisma atlet melainkan 90%, sisanya yg 10% tdk peduli bahkan waswas dgn pemberitaan kasus wisma atlet adalah kader2 maliiiiiiiiiiing dalam PD
Balas   • Laporkan
wisnu2306
06/02/2012
Golkar menang karena punya Media,tercatat 2 media televisi yang back up Golkar,tapi ingat 2014 akan banyak yang Golput,dan tanpa fatwa MUI pun,kami tetap akan Golput
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ