Politik

Ruhut: Anas Jangan Tiarap

Jika Anas Urbaningrum tetap diam, ini membahayakan Partai Demokrat, kata Ruhut Sitompul

Senin, 6 Februari 2012, 12:27 WIB
Arry Anggadha, Syahrul Ansyari
Anas Urbaningrum (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat,Ruhut Sitompul, mengklaim apa yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo, Bambang Yudhoyono, soal Anas Urbaningrum sama seperti yang telah dia sampaikan ke publik. 

Bagi Ruhut, Ketua Umum Partai Demokrat itu seharusnya bersikap berani menghadapi kasus suap Wisma Atlet yang telah menjerat dua pengurusnya, Angelina Sondakh dan Muhammad Nazaruddin.

"Pernyataan Pak SBY serupa dengan yang saya katakan, jangan tiarap. Harus ngomong, hadapi, dan jangan diam," kata Ruhut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 6 Pebruari 2012.

Ruhut menilai jika Anas diam atau bersikap pasif maka Partai Demokrat akan mendapat imbas negatif. Dampak langsungnya adalah turunnya elektabilitas Demokrat di mata rakyat. "Kalau tidak nyatanya rating turun kan. Sekarang jadi 13 persen. Ini berbahaya," terangnya.

Ruhut mencatat delapan bulan sudah Anas bersikap diam. Dan yang dia takutkan adalah sanksi sosial dari masyarakat. "Diam itu berarti iya. Dan rakyat akhirnya meninggalkan kita, turunlah rating ini. Sanksi sosial ini bukan 2-3 tahun. Maaf saja, ini bisa sampai kita tutup buku," ujarnya. (ren)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
pras57
08/02/2012
ini orang benar2 jago strateginya, dr kuning loncat ke biru, 2014 jika biru kalah pasti loncat ke warna yg menang. tipe kutu loncat sejati.
Balas   • Laporkan
andynayoan
07/02/2012
Bilang aja Bung.....Itu khan katanya....katanya......
Balas   • Laporkan
PSK lebih mulia di bandingkan para KORUPTOR.
Balas   • Laporkan
alfian.basri1
06/02/2012
smua org jga tau,,,. koment politikus mana yg hanya skedar,,,,....???????
Balas   • Laporkan
diamnya sdg belajar mnjwb dari org2 yg sdh trjerembab ke Sel.MOBIL ini pinjaman,RUMAH ini warisan kakeknya,TANAH itu hny sewa kelola,PENJARA itu....ckck terlalu dekat dg halaman rumah??
Balas   • Laporkan
komisitiga
06/02/2012
ini memang penjilat sejati.Semut di seberang lautan nampak tapi gajah di pelupuk mata gak keliatan. Semakin banyak kau berkoar, semakin pula kelahatan belang awak. Anak bini yg sah aja . gak loe anggap. dasar penjilat.
Balas   • Laporkan
oli_xxx
06/02/2012
Poltak bagusan kamu diam aja. Jangan menari diatas penderitaan orang lain. Awalnya kamu mengatakan tdk ada politik uang di kongres pemilihan ketua umum partai demokrat.
Balas   • Laporkan
chidot.kelana
06/02/2012
hahay... ane pingin lihat ending nya niiih hehehe...
Balas   • Laporkan
Si poltak kemaruk kekuasaan, ngincar kursi ketua umum trus nyalonin presiden nantinya. Pinter bener nyari muka, ngak kenal lawan sama kawan semuanya ditikam biar kelihatan dia yang paling benar.
Balas   • Laporkan
bambang_bh70
06/02/2012
Mau ngomong apa lagi wong memang jalan hidupnya dari hasil korupsi,,,,,,,hayo kalau brani ngomong di ketawain sama penjuru nusantara
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ