Politik

Alasan Diana Ungkap Pemberian Uang dari Anas

Dia akan kembalikan Blackberry dan uang pemberian tim sukses Anas Urbaningrum.

Kamis, 9 Februari 2012, 14:49 WIB
Aries Setiawan
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin (Flickr)

VIVAnews - Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Diana Maringka mengaku menerima uang dari tim sukses Anas Urbaningrum sebesar US$7000 dan Rp30 juta.

Selain uang, dia juga diberikan Blackberry menjelang kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu. Sebenarnya, apa yang melatarbelakangi Diana mengungkap ini ke publik?

"Saya baru tahu kalau dana itu ramai dibicarakan dana dari wisma atlet. Kan waktu saya terima, kita tidak tahu dana dari wisma atlet. Kita tahunya uang itu dari kubu Anas, untuk pemenangan Anas," ujar Diana kepada VIVAnews, Kamis 9 Februari 2012.
 
Dia mengaku tidak ingin terjebak dalam kasus korupsi wisma atlet yang saat ini tengah jadi perhatian publik.

"Kenapa saya mengaku, sebab itu dengar-dengar dari dana wisma atlet. Makanya saya harus bicara jujur. Saya kan mencintai Partai Demokrat. Partai Demokrat kan partai anti korupsi. Kita kan melihat ikon nya Pak SBY," tuturnya. "Jangan kita sembunyi." tambahnya.

Uang dan Blackberry pemberian tim sukses Anas, kata Diana, masih disimpan. Dia akan mengembalikannya kepada partai. "Uangnya masih ada sama saya. Kalau Blackberry tentunya sudah dipakai. Tapi semua saya akan kembalikan," katanya.

Usai mengungkap hal ini, dia belum mendapat teguran dari pimpinan pusat maupun bekas tim sukses Anas. "Kalau ditegur ga masalah. Yang penting saya ikuti Pak SBY, katakan tidak pada korupsi," ucapnya.

Rekayasa


Saat dikonfirmasi seorang mantan ketua tim sukses Anas Urbaningrum yang juga anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, membantah pengakuan Diana.

"Mana ada itu. Itu pasti ada yang merekayasa. Sama saja seperti penyembelihan sapi yang sadis di rumah potong, itu ternyata kerjaan eksportir daging," kata Mubarok kepada VIVAnews.

"Tidak ada orang terima uang itu mengaku," lanjut Mubarok.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Saan Mustofa, menampik adanya politik uang dalam Kongres Demokrat itu. "Setahu saya sebagai peserta kongres, tidak ada politik uang atau politik transaksional. Yang ada adalah politik gagasan dan politik rasional," kata Saan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012.

Anggota Komisi III DPR itu menyatakan pengakuan Diana itu harus diuji kebenarannya. "Bisa saja orang-orang mengatakan begitu," ujar Saan. Tapi, imbuhnya, pengakuan itu perlu diinvestigasi oleh berbagai instrumen di internal partai seperti Komisi Pengawas Demokrat. (eh)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
pandanalas
22/02/2012
Sukar membuktikan tapi aku yakin Mubarok juga terima uang di konggres ... benar2 munafik!
Balas   • Laporkan
trav
12/02/2012
Menjelang 2014 pembusukan lawan politik demokrat ok juga nih.... Pembunuhan karakter bukan saja pada kandidat potensial tetapi sekaligus mesin politik yang membesarkannya.. Salut buat ICAL!!!
Balas   • Laporkan
crispyy
10/02/2012
ga usah nyesel milih demokrat...yg harus di sesali adalah org yg kita pilih ternyata tdk punya hati nurani. ga berani bilang salah ngeles melulu kayak bajaj..semua org yg jd pejabat mentalnya sdh bobrok kyk mubarok..tdr nya ngorok..palanye borok..rok..rok
Balas   • Laporkan
john11
10/02/2012
MuBOROK..3x mukelu borokan" mana ada org trima uang mengaku.(kya gue),org bkin pengakuan ga dipercaya??? omong ke partai yah pasti diPETIESkan. dasar MALING SEMUA.msh bgus dia mengakui drpd yg laen2 sprti MU BOROK MALIINGGGG!!!JiiiiJJJAAiiii KORUPTOR2!!!
Balas   • Laporkan
ceszy.firahanny
10/02/2012
pemilu mendatang, saya pastikan g akan lagi milih demokrat.... nyesel gua milih demokrat... banyak yg korupsi...
Balas   • Laporkan
Semoga Allah menyadarkan mereka mereka yang suka bohong dan menciderai rakyat
Balas   • Laporkan
aldidjalal
10/02/2012
kebohongan kayak apa pun dikemas nya, tetap kalah akan kebenaran....kita tunggu abis 2014, pembohong2 itu dikucilkan dari masarakat. hanya orang yg tidak punya Tuhan tetap bela kebohongan.
Balas   • Laporkan
antonius
10/02/2012
cari aman dan selamat ya tante, kayaknya gonjang-ganjing soal duit ini udah lama banget deh, kenapa baru skrg ngmg tante?
Balas   • Laporkan
osland.advokat
10/02/2012
Mubarok dan Saan ga usah bohonglah, dlm fakta persidangan sdh terungkap uang yg banyak dibawa ke Konggres di Bandung ditambah kesaksian sopir dan pengawal uang yg membawa uang tsb bercerita di Televisi.
Balas   • Laporkan
ahmad.s.siregar
09/02/2012
Mungkin ada orang samping yang sudah merekayasa ini semua . . Tapi yg inti nya . . Kubu demokrat sedang di aniyaya mungkin ya , , allah hua'lam laa . . masyarakat biasa hanya bisa bersorak . . HELP ME . . .
Balas   • Laporkan
abdeeas | 10/02/2012 | Laporkan
d masalah urusan partai silahkan urus sendiri.. yang penting dapur ngebul, tidur dikasur, minum air sumur..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ