Politik

Cafe "Calo Anggaran" DPR Ditutup

"Cafe di bawah, tempat duduk para calo anggaran, seperti kata media, kami minta renovasi."

Kamis, 23 Februari 2012, 15:32 WIB
Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
KPK Geledah Ruang Badan Anggaran DPR (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Wakil Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat, Siswono, mengatakan, agar semua pimpinan dewan menyampaikan kepada semua pimpinan fraksi agar menjaga citra dewan. Misalnya, bagi yang akan duduk di kursi badan anggaran, bukanlah bendahara partai.

"Itu langkah pertama tanpa mengubah tata tertib, tanpa mengubah Undang-undang," kata Siswono saat rapat mengenai pencegahan korupsi dengan KPK, Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Menteri Keuangan bersama Pimpinan DPR, di Gedung DPR, Kamis 23 Februari 2012.

Selain itu, Suswono minta agar cafe yang berada di lingkungan DPR yang merupakan tempat duduk para calo anggaran segera direnovasi dan direlokasi. Hal ini, kata dia, untuk menjaga citra DPR.

"Cafe di bawah, tempat duduk para calo anggaran, seperti kata media, kami minta renovasi dan relokasi cafe untuk menjaga citra DPR," kata dia.

Siswono juga menambahkan, agar para anggota dewan yang menjabat sebagai alat kelengkapan dewan, diminta bukan pemimpin di teras partai. Karena mempengaruhi tingkat kehadiran. "Betapa besarnya peran pimpinan partai apalagi jelang 2014," kata dia.

Menanggapi permintaan Siswono tersebut, Pimpinan DPR, Marzuki Ali mengatakan bahwa cafe yang sering disusupi para calo anggaran itu akan segera ditutup.

"Pihak cafe sudah dipanggil dan nanti akan ditutup. Kami sudah benahi DPR dari orang-orang yang tidak berkepentingan dengan bangsa dan rakyat, kalau kepentingan pribadi tidak akan dibawa ke DPR," kata Marzuki.

"Termasuk wartawan-wartawan yang 'bukan' wartawan atau wartawan "bodrex" pun sudah kami benahi. Bukannya melarang meliput, tapi supaya DPR steril tidak ada urusan dengan pribadi," kata Marzuki. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
syamsudien.browdeen
24/02/2012
PKL aja segera digusur. tu kafe ngusur nya harus nunggu berdebatan memang negara ini tidak pernah punya rasa keadilan tu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia(sila ke-5)
Balas   • Laporkan
pras57
24/02/2012
halah pakai alasan segala biar bisa dapat proyek renovasi lagi, kalau mental korupsi kafe dipindah manapun tetap sama.
Balas   • Laporkan
nesa_gan
23/02/2012
Percuma ada aturan posisi bendahara partai dilarang, tapi mental dan pengawasannya tetap lembek. Kepribadian Anggota dewan yg perlu diperbaiki serta pengawasan yang baik dan orang2 yang bersih
Balas   • Laporkan
koberkobere
23/02/2012
wah bersih bersih nih ye....
Balas   • Laporkan
subadi.purboyuwono
23/02/2012
yg d tutup jangan cafenya saja tapi calonya juga bozz
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ