Politik

Kasus Korupsi Pengaruhi Popularitas Partai

"Kalau hasil survei menurun, terkait dengan korupsi yang terlihat di sana."

Sabtu, 25 Februari 2012, 11:36 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Nina Rahayu
Nazaruddin (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Lingkaran Survei Indonesia memperlihatkan kemerosotan pamor Partai Demokrat, berdasarkan hasil survei terbaru yang dipublikasikan awal Februari tahun ini. Kemerosotan ini tak lepas dari skandal kasus Wisma Atlet yang menyeret sejumlah politisi Partai Demokrat.

Pengamat sosial, Muji Sutrisno, mengatakan bahwa hasil survei memang menjadi acuan, menjadi potret yang dipandang masyarakat. "Kalau hasil survei menurun, terkait dengan korupsi yang terlihat di sana," katanya, dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Sabtu, 25 Februari 2012.

Muji sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi. Karena kemerosotan popularitas partai politik menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang menurun.

"Kalau parpol tidak dipercaya lagi, harus ditanyakan buat apa parpol didirikan. Saya mengatakan parpol itu sebuah sarana, tak peduli siapa yang duduk didalamnya, yang penting integritas dari moralitas parpol itu sendiri."

Dia juga menilai bahwa kecendurungan partai politik justru sebagai tempat untuk mencari 'makan', yang kemudian memicu fenomena politik uang di tengah biaya politik yang tinggi. "Sekarang ini muncul politik uang, dan ini harus di atur," ujarnya.

Survei LSI pada Januari 2011, Partai Demokrat masih berada di posisi teratas dengan 20,5 persen perolehan suara. Pada Juni 2011, Demokrat sudah tersalip Partai Golkar. Dan pada survei terbaru ini, posisi Demokrat tersungkur pada urutan ketiga di bawah PDI Perjuangan. besar.

Meski demikian, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak percaya begitu saja terhadap hasil survei yang menyatakan kepercayaan publik terhadap Demokrat anjlok.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Korupsi itu extra ordinary crime maka haram pelakunya diperlakukan lagi sebagai pemimpin bangsa dan negara, baik oknumnya maupun senjatanyapun harus dibekukan.
Balas   • Laporkan
0101
27/02/2012
Hidup partai Nasdem "Gerakan Perubahan"Makanya pilih partai Nasdem tinggalkan yang lain krn bang paloh sangat mengerti keadaan rakyat susah dan mau berbagi dalam suka maupun duka smoga pilpres 2014 Partai Nasdem menjadi pilihan yang tepat bagi rakyat
Balas   • Laporkan
cla10xboy
25/02/2012
PRABOWO-JK IS THE BEST
Balas   • Laporkan
azzans | 27/02/2012 | Laporkan
PRABOWO : PEMBUNUH ORANG ACEH.
dulkamid | 25/02/2012 | Laporkan
Bagaimana kalau JK-Prabowo?
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ