Politik

Krisis Global Dinilai Untungkan Incumbent

Hampir 90 persen masyarakat Indonesia yakin pemerintah dapat mengatasi dampak krisis.

Rabu, 25 Februari 2009, 21:13 WIB
Siswanto, Muhammad Hasits
Direktur Eksekutif/Peneliti Utama LSI Saiful Mujani (kiri) & Jeffrie Geovanie (Antara/ Rosa Panggabean)

VIVAnews - Krisis keuangan global yang berimbas pada perekonomian Indonesia dinilai menguntungkan pemimpin incumbent. Sebab, dengan adanya krisis itu, incumbent dapat lebih dekat lagi terhadap masyarakat.

"Dengan adanya krisis itu muncul kebijakan-kebijakan paket ekonomi yang lebih pada prorakyat seperti BOS (bantuan operasional sekolah) lebih diperketat, dan paket ekonomi lainnya," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani, di Hotel Four Seasons Jakarta, Rabu 25 Februari 2009.

Padahal dampak dari krisis global, terjadi pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran. Selain itu, menjadikan pertumbuhan ekonomi menurun.

Saiful menjelaskan meski terjadi dampak krisis pemerintah dinilai telah membuat kebijakan yang dapat menyentuh kepentingan masyarakat bawah."Itu bisa dilihat seperti adanya KUR dan PNMP Mandiri," kata Saiful.

Oleh karena itu, pemerintah dianggap masyarakat berhasil mengatasi krisis. Menurutnya, hampir 90 persen masyarakat Indonesia yakin pemerintah dapat mengatasi dampak krisis itu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ