Politik

"Banyak Tokoh Agama Jadi Broker Politik"

Syafii Maarif menilai banyak tokoh agama yang tidak independen dan terlibat parpol.

Rabu, 11 Maret 2009, 17:00 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Bayu Galih
Jusuf Kalla (Antara/ Saptono)

VIVAnews - Tokoh agama Syafii Maarif menilai politisasi agama saat ini terjadi karena banyak tokoh agama yang tidak independen dan terlibat partai politik. Hal ini menyebabkan demokrasi tidak lagi memberikan kemakmuran.

"Bahkan ada tokoh agama yang jadi broker politik," kata Syafii dalam diskusi Partai Golkar dengan tokoh lintas agama di Dewan Pimpinan Pusat Golkar, Rabu 11 Maret 2009.

Senada dengan Syafii, Masdar dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menganggap saat ini agama sudah masuk ke ruang privat, hingga mencampuri urusan pribadi. Contohnya adalah fatwa tentang golongan putih (golput). Menurut Masdar, harusnya agama tetap dalam ranah publik, sehingga masyarakat tetap dalam etika agama.

"Bukan legal formal yang menarik garis halal atau haram, dan haq atau bathil," kata Masdar.

Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla menganggap saat ini kondisi antarumat beragama lebih baik dibanding masa lalu. Konflik agama seperti di Ambon dan Poso, kata Kalla, bukan disebabkan oleh masalah agama. "Tapi karena politik atau ketidakadilan ekonomi," katanya.

Politisasi agama, kata Kalla, saat ini pun lebih baik dari kondisi dulu yang perang ayat. "Dulu tiap partai bawa ayat, Golkar juga bawa-bawa ayat," kata Kalla.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ