Politik
Kampanye Capres-Cawapres 2009

Mega-Prabowo Siap Ambil Alih Lumpur Sidoarjo

Pasangan Mega-Prabowo Janji selesaikan masalah lumpur bila menang dalm pilpres mendatang.

Minggu, 14 Juni 2009, 17:58 WIB
Amril Amarullah
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Mega-Prabowo akan mengambil alih penanganan korban lumpur Sidoarjo, yang hingga kini dinilai masih terbelit masalah ganti rugi.

Janji tersebut diungkapkan dihadapan warga Porong Sidoarjo, bila keduanya memenangkan pertarungan pilpres 8 Juli mendatang.

"Kami janji akan menuntaskan persoalan yang dihadapi para korban lumpur Sidoarjo," kata keduanya dalam orasi politik kampanye terbuka di Desa Jabon, Porong, Sidoarjo, Minggu 14 Juni 2009.

Saat ini, menurut Prabowo pemerintah hanya bertindak sebagai moderator, ini sangat bertentangan dengan butir-butir sila dalam Pancasila.

"Ini negara demokrasi, semua punya kedudukan sama di dalam hukum dan pemerintahan. Termasuk warga korban lumpur yang harus mendapatkan haknya," tutur Prabowo.

Sementara Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat tidak takut dengan intimidasi untuk mengikuti pemilihan presiden. Mega menyebut Jatim adalah propinsi istimewa.

Namun, kemiskinan yang masih dirasakan banyak orang termasuk di Jatim, jangan sampai dimanfaatkan pihak lain untuk kepentingan pilpres.

Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya kecurangan daftar pemilih seperti pernah terjadi pada Pilgub Jatim lalu.

Masyarakat diajak untuk berpikir jernih dan jangan mau dibohongi. Pendidikan politik harus dikedepankan. Pembangunan Suramadu, penggagasnya adalah Bung Karno, dan didalamnya ada nama mantan Gubernur Jatim M Noer.

Namun, apakah nama-nama itu pernah disebutkan. "Itu tandanya pembodohan, masyarakat tidak pernah diberikan pendidikan politik yang baik. Apakah ini yang disebut negara demokrasi," kata Mega.

Karena itu, Mega akan mengajak tokoh dan DPR untuk menggagas pemberian nama penghormatan kepada tokoh pencetus ide tersebut termasuk M Noer sehingga terwujud jembatan Suramadu.

Laporan: Martudji | Surabaya



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
doblang
14/06/2009
kita ini bu Mega, susah sekali berterima kasih kepada orang lain. kita sering lupa atau pura - pura lupa akan peranan orang lain terhadap apa yang kita sebut sebagai "KESUKSESAN". Tapi jika terjadi kegagalan, serta merta kita menyebutkan orang - orang
Balas   • Laporkan
hardjoeno
14/06/2009
Mbok diambil alih aja, jangan pakai kata-kata siap ambil alih ...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ