Politik
Bursa Kabinet SBY

Taufiq Kiemas: Dijatah Menteri, Masak Ditolak

Taufiq juga membantah Mega melarang kader PDIP masuk kabinet SBY.

Rabu, 14 Oktober 2009, 13:28 WIB
Arfi Bambani Amri, Eko Huda S
Taufiq Kiemas dan Yudhoyono (www.indonesia-ottawa.org)

VIVAnews - Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Partai Demokrasi Indonesia, Taufiq Kiemas, berpendapat partainya akan menerima jatah kursi di kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jika diminta. "Kalau diminta kita ambil. Pemberian masak ditolak-tolak," kata Taufiq.

"Tapi yang penting bagi kita tidak meminta," ujar dia setelah acara 'Syukuran Penganugerahan Penjamin Mutu Terbaik Universitas Tahun 2009 untuk Universitas Islam Indonesia' di Jakarta, Rabu 14 Oktober 2009.

Taufiq mengaku hingga saat ini PDI belum memutuskan siapa kader-kadernya yang akan ditempatkan di kabinet jika benar diminta oleh presiden. "Diminta saja belum, tapi kalu diminta kita selalu siap," kata dia.

Mengenai sikap Ketua Umum PDI, Megawati Soekarnoputri yang melarang kadernya masuk kabinet, Taufiq membantahnya. Menurut Taufiq, hingga saat ini partainya belum menentukan sikap. "Sikapnya nanti dulu. Bu Mega belum pernah berkomentar," kata dia.

Sebelumnya beredar kabar Megawati melarang kader-kader PDIP masuk kabinet. Mega menyatakan itu sesuai dengan mandat Rapat Kerja Nasional PDIP terakhir.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ