VIVAnews - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung, menilai pengawasan dari partai politik terhadap pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono akan turun. Alasan turunnya pengawasan itu dikarenakan banyaknya partai yang masuk dalam koalisi pemerintah.
"Pengawasan dari parpol menurun, karena mereka punya kepentingan dengan orang-orang yang ada dalam kabinet," kata Akbar Tandjung usai menghadiri acara 'Silaturahim dan Halal Bihalal Forum Konstitusi' di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin 19 Oktober 2009.
Menurut dia, dukungan dari berbagai partai politik akan mengalir buat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Karena, selain mengajak partai yang mengusungnya dalam pencalonan presiden, SBY juga merangkul partai yang tidak mengusungnya.
"Bagi parpol yang tidak mendukung di pencalonan tapi duduk di kabinet, harapannya mendapat dukungan di parlemen," kata mantan Ketua DPR ini.
Mantan Ketua Umum Golkar ini juga menekankan, dengan kondisi seperti ini, fungsi pengawasan sebaiknya bukan saja dari parlemen. Tapi, juga dari lembaga-lembaga yang ada di dalam masyarakat.
"Peranan masyarakat akan sangat penting dalam mengawasi pemerintahan, termasuk mengawasi para menteri dari parpol," kata dia.
ismoko.widjaya@vivanews.com