Politik
Jawab Tudingan Terkait Namru

Pagi Ini, Menkes Endang Gelar Jumpa Pers

Terpilihnya Endang Rahayu menjadi kontroversi, terutama terkait rekam jejaknya.

Kamis, 22 Oktober 2009, 07:58 WIB
Elin Yunita Kristanti, Sandy Adam Mahaputra
Endang Rahayu Setyaningsih (Abror Rizki)

VIVAnews - Pasca diumumkan sebagai Menteri Kesehatan terpilih dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Endang Rahayu Sedyaningsih pagi ini akan menggelar konferensi pers di rumahnya di Jalan Pendidikan Raya III, Blok JJ 55 Kompleks IKIP Duren Sawit, Jakarta Timur.

Konferensi pers dijadwalkan pukul 7.30 Waktu Indonesia Barat. Namun, sampai berita ini diturunkan Endang belum muncul.

Bangku-bangku telah ditata di lokasi pertama Endang muncul di hadapan publik. Konferensi pers digelar di ruang perpustakaan rumahnya yang berada di teras belakang. Endang akan ditemani sejumlah staf Setjen Departemen Kesehatan.

Terpilihnya Endang menjadi kontroversi. Tak hanya muncul di saat injury time, menggantikan Nila Djuwita Moeloek, rekam jejak Endang juga mengundang tanda tanya besar.

Sebab, Endang adalah staf Departemen Kesehatan, yang paling 'dekat' dengan Namru( The US Naval Medical Reseach Unit-2) atau Unit 2 Pelayanan Medis Angkatan Laut.

"Ibu Endang ini adalah orang yang paling dekat dengan Namru diantara dengan semua pegawai Depkes," kata  Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia  Bersatu, Siti Fadilah Supari.

Terpilihnya Endang, juga membuat Siti Fadilah kaget. "Semua juga kaget, ternyata, kok bisa dia. Dia itu eselon II dan tidak punya jabatan," kata Siti dalam perbincangan dengan tvOne setelah Yudhoyono mengumumkan susunan KIB II, Rabu 21 Oktober 2009.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Dildo
22/10/2009
Ini kayaknya pasti titipan Amrik sana. SBY gimana sih, Kementrian Kesehatan dipertaruhkan hanya untuk menuruti kepentingan Amerika, yg bagi Amriknya saja remeh (bisa berlanjutnya sebuah lab penelitian). Gimana program2 untuk rakyat yg jauh lebih penting k
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ